Kekurangan Guru SMKN 3 dan SMKN 5 Kota Bandung, Disdik Pastikan Terpenuhi

Berita Lainnya

BANDUNG, infobdg.com – Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat memastikan kebutuhan tenaga pendidik untuk Program Sekolah Manusia Unggul (Maung) di SMAN 3 Bandung dan SMAN 5 Bandung akan terpenuhi sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai pada tahun ajaran 2026/2027.

Dilansir dari TribunJabar.id, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Purwanto, mengatakan pihaknya telah memetakan kebutuhan guru sekaligus menyiapkan skema pemenuhannya. Prioritas utama dilakukan melalui optimalisasi tenaga pendidik yang sudah tersedia di lingkungan sekolah.

“Pertama nanti dipenuhi pakai skema pemenuhan guru-guru yang ada. Kalau nanti pemetaannya masih kurang, kita juga masih ada kerja sama dengan UPI. Kalau masih bisa dimaksimalkan dari internal, maka akan dipenuhi dari internal untuk SMAN 3 dan SMAN 5,” ujar Purwanto, Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, persoalan kekurangan guru yang sempat menjadi perhatian telah dipetakan dan disiapkan solusinya oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat.

“Sudah dipetakan oleh kita, sudah dibuatkan skemanya,” katanya.

Selain memastikan kesiapan tenaga pendidik, Purwanto mengatakan kurikulum dan seluruh perangkat pembelajaran untuk Program Sekolah Maung juga telah disiapkan. Materi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pun akan segera disosialisasikan kepada sekolah.

“Kurikulum sudah ada. Sudah disiapkan, MPLS-nya juga sudah ada. Minggu ini nanti disampaikan tentang MPLS, tentang kurikulum,” ujarnya.

Ia menambahkan, seluruh persiapan Program Sekolah Maung saat ini terus berjalan, baik dari sisi sumber daya manusia maupun perangkat pembelajaran.

“Ya sudah dalam proses berjalan,” ucapnya.

Sebelumnya, pelaksanaan Program Sekolah Maung di Jawa Barat pada tahun ajaran 2026/2027 sempat diwarnai kekhawatiran terkait ketersediaan tenaga pendidik. SMAN 3 Bandung dan SMAN 5 Bandung mengaku masih menghadapi kekurangan guru menjelang dimulainya program tersebut.

Meski demikian, Dinas Pendidikan Jawa Barat memastikan kebutuhan tenaga pendidik akan dipenuhi melalui optimalisasi guru internal. Apabila hasil pemetaan menunjukkan masih terdapat kekurangan, pemenuhannya akan dilakukan melalui kerja sama dengan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), sehingga pelaksanaan Program Sekolah Maung tetap dapat berjalan sesuai rencana.

Ikuti update artikel pilihan lainnya dari kami di WhatsApp Channel dan bergabung ke Komunitas WA Infobdg untuk berbagi informasi cepat