BANDUNG, infobdg.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung ajukan bantuan anggaran sebesar 784 Miliar Rupiah ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. Anggaran tersebut tak lain untuk memperlancar sejumlah pembangunan di Kota Bandung.

Foto: Humas Kota Bandung

Wali Kota Bandung, Oded M Danial menuturkan, dana sebanyak Rp 784 Miliar akan dipergunakan diantaranya untuk penyediaan 17 unit truk konverter sampah senilai 50 Miliar, Penerima Bantuan Iuran Jaminan (PBI) sebesar 47 Miliar, peningkatan kualitas Ruang Terbuka Hijau (RTH) 34 Miliar, termasuk pembanguman rumah susun sederhana sewa sebesar 63 Miliar.

“Anggaran juga akan kita gunakan untuk membangun RSUD dan penyempurnaan RSKIA,” beber Oded, di Balai Kota Bandung, Jumat (14/2).

Ia mengatakan, Pemkot Bandung saat ini tengah berusaha memaksimalkan pembangunan. Untuk itu, pihaknya membutuhkan biaya yang cukup besar. Oded berharap, pengajuan Pemkot Bandung ke Pemprov Jabar bisa diterima.

“Kita fokus pada pembangunan layanan dasar. Kita bentuk tim lobi khusus, supaya pintu satu, jelas, aman dan nyaman. Ini masih awal tahun, kita proses anggaran serinci mungkin agar mudah masih bisa merevisi anggaran,” pungkasnya.

Ia mengakui, untuk memperoleh dukungan anggaran ini pihaknya perlu membangun komunikasi dengan DPRD Jabar dan DPR RI. Hal tersebut dilakukan agar bantuan bisa berjalan lancar, sehingga apabila dana kota tidak mencukupi, maka ada satu pintu lagi.

“Ini masih awal 2020, komunikasi masih kita bangun. Mudah-mudahan upaya peningkatan layanan dasar dan infrastruktur di Kota Bandung di tahun 2021 akan lebih luar biasa,” ucap Oded.

Rencana tersebut ditanggapi oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Ia mengungkapkan, total keseluruhan pengajuan anggaran dari kabupaten dan kota se-Jawa Barat tahun ini mencapai 7 Triliun Rupiah. Ia berpesan agar setiap daerah mampu mengatur anggaran tanpa mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Kalau daerah ingin akseleratif dan hanya berfikir mengandalkan APBD lokal, maka pasti akan sulit. Mudah-mudahan dengan gesturnya begitu maka hubungannya menjadi baik, dan kata kuncinya memang komunikasi,” tandas dia.