BANDUNG, infobdg.com – Setelah mulai beroperasi beberapa waktu lalu, Pusat komando Jabar Command Center (JCC) yang berlokasi di Gedung B atau sebelah Gedung Sate Bandung akhirnya diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, pada Selasa (10/3).

Jabar Command Center merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam merespons fenomena dan isu yang berkembang di masyarakat, khususnya saat ini mengenai virus Corona atau Covid-19.

“Hari ini Jabar Command Center kita resmikan. Bisa dilihat ini kantor yang sangat sibuk karena Jawa Barat ingin jadi provinsi yang sangat responsif dan tanggap terhadap isu-isu yang sifatnya harian dan mungkin jam,” kata Kang Emil, usai peresmian.

JCC memiliki dua fungsi utama, yakni sebagai pusat informasi bagi kebutuhan pimpinan dan pembentukan standar operasional prosedur (SOP) dalam merespons sesuatu, di mana saat ini yang pengamatannya sedang difokuskan adalah terkait perkembangan Covid-19.

Emil melansir data terkini seputar COVID -19 di Jabar dan membeberkan bahwa saat ini ada 633 orang dalam pemantauan (ODP) dan 53 pasien dalam pengawasan (PDP). Dalam arahannya, Emil meminta pemda se-Jawa Barat dan Pemerintah Pusat bersinergi dalam menangani corona.

“Semua sudah punya pusat informasi dan koordinasi di level kota/kabupaten. Nomor hotline juga sudah disampaikan, supaya bahasanya sama. Jadi, tidak ada perbedaan dari provinsi dan kota/kabupaten dan bisa dimonitor,” jelas Emil.

Emil pun meminta agar call center pemda dapat diakses masyarakat.

“Pastikan nomor call center mudah diingat sehingga masyarakat hapal nomor call center-nya,” pintanya.

Terakhir, ia berharap pemda se-Jabar terus memperbarui informasi seputar Covid-19, agar masyarakat bisa memantau prosesnya setiap hari. “Dan ke depan mohon lebih proaktif,” tutup dia.