- Advertisement -

9 Jalur Wisata Bersepeda di Kota Bandung

Berita Lainnya

BANDUNG, infobdg.com – Buat Wargi Bandung yang hobi bersepeda dan ingin mencoba wisata bersepeda sambil menikmati indahnya pemandangan alam Kota Bandung, tidak ada salahnya cek rute-rute jalur wisata sepeda berikut ini.

  1. Punclut

Siapa yang tidak tahu Punclut? Kawasan yang terkenal akan hidangan khas Sundanya ini mempunyai jalur lintas sepeda yang cukup bervariasi. Jalanan yang terbentang sepanjang 5KM ini menghubungkan kawasan Ciumbuleuit hingga Lembang. Jalanan yang menanjak, menukik dan juga mempunyai turunan tajam ini cocok untuk Wargi Bandung yang baru menekuni hobi bersepeda.

punclut

  1. Jayagiri, Lembang

Rute ini diawali dengan tanjakan yang tidak akan membuat Wargi Bandung merasa bosan, karena di sekeliling jalan terdapat barisan pohon pinus yang membuat pemandangan gunung lebih terasa. Jika ingin mencoba Down Hill track, rute ini rasanya patut dicoba. Bagi pemula, disarankan menggunakan body protector karena akar-akar pohon yang timbul dari dalam tanah membuat para pengendara sepeda seringkali terjatuh.

Koskas Lasut

  1. Kiara Payung, Jatinangor

Jalur Kiara Payung terbilang cukup bagus. Dimulai dengan melintasi lahan Kina, perkebunan jagung milik penduduk, hutan bambu dan pinus, lalu diakhiri dengan perkampungan. Apabila Wargi Bandung ingin beristirahat, di sepanjang jalan menujuj bumi perkemahan Kiara Payung terdapat beberapa warung tenda yang menyediakan aneka makanan dan minuman ringan.

 

  1. Caringin Tilu

Jalur sepeda yang satu ini didominasi oleh tanjakan dengan jalan aspal. Jalur yang berjarak 7 KM dari Saung Angklung Udjo ini terbilang cukup pendek. Sampai saat ini, jalur Cartil masih menjadi favorit Wargi Bandung, karena dapat tembus menuju Warung Bandrek, Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda dan keluar dari Simpang Dago.

cartil

  1. Warban (Warung Bandrek)

Warban atau Warung Bandrek menjadi tempat istirahat yang paling nge-hits dan paling sering dikunjungi oleh Wargi Bandung yang hobi bersepeda, terutama saat akhir pekan. Rute ini dimulai dari Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda, lalu melewati berbagai tanjakan seperti tanjakan Pinus, dan Tanjakan “Putus Asa” yang membuat para pengendara sepeda putus asa karena tanjakannya yang begitu tinggi.

warung babe bandung

  1. Cikole, Lembang

Di Cikole, terdapat 2 macam track, yang pertama AM (All Mountain) dan DM (Down Hill). Bagi pecinta down hill, jalur ini cocok untuk tempat berlatih. Hala rintang yang terdapat di jalur ini sangat bervariatif, dan sebagian besar didominasi oleh tanah, bebatuan kecil dengan variasi jalan besar dan single track. Trek AM tidak kalah serunya dengan DH. Trek sepanjang 16,5 KM ini terdiri dari 20% tanjakan, 10% dataran & 70% turunan.

 

  1. Trek Tamiya

Trek yang berlokasi di Jl. Cimuncang ini memang terbilang baru. Untuk mencapai trek ini juga bisa melalui Warban. Lintasannya cukup variatif, terdapat turunan single track yang cukup tajam. Lintasan ini disebut lintasan tamiya karena menyerupai lintasan tamiya (merek mainan mobil-mobilan.red) yang berliuk-liuk.

 

  1. Trek Palintang

Palintang adalah nama sebuah kampung di Kecamatan Cilengkrang, BandungTimur yang berjarak kurang lebih 8 KM di utara Ujung Berung. Pada tahun 2007, jalur ini masih berupa bebatuan, tetapi sekarang sudah beraspal dan menjadi tempat favorit bagi para penggemar uphill dan offroad. Apabila diteruskan hingga utara Kampung Palintang, terdapat hamparan kebun Kina dan juga terdapat puncak Palintang yang merupakan titik start dari beberapa jalur offroad sepeda gunung.

1340244372_DSC_1809

  1. Oray Tapa

Oray Tapa merupakan Bumi Perkemahan yang terletak di Desa Mekar Manik, Kecamatan Cimenyan. Pemandangan di lokasi ini pun tidak kalah dengan Lembang. Bumi Perkemahan ini merupakan hutan dengan campuran pohon pinus dan pohon cemara. Meskipun tingkat kesulitannya masih dibawah Caringin Tilu, tetapi jalannya yang berliuk dan hampir seluruh lintasan berupa tanjakan cocok bagi Wargi Bandung pecinta AM (All Mountain).