Ajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar, Ridwan Kamil Akan Berlakukan Jam Malam di Jabar

Berita Lainnya

Jalan-jalan Lewat Virtual Tour Gedung Sate

BANDUNG, infobdg.com - Kapan Wargi Bandung terakhir kali jalan-jalan? Di saat pandemi seperti ini, kita belum bisa jalan-jalan, begitu juga foto-foto di Gedung Sate....

Penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru di Rumah Ibadah

BANDUNG, infobdg.com - Adaptasi kebiasaan baru (AKB) merupakan istilah yang digunakan oleh Kang Emil untuk kebiasan baru yang akan diterapkan selanjutnya di masa pandemi...

Inilah Skema Untuk Hindari Lonjakan Tagihan Pelanggan PLN

NASIONAL, infobdgcom - Seperti diketahui, belakangan ini PLN mendapatkan banyak complaint dari pelanggan yang mempertanyakan tentang tagihan bulanan dan puncaknya adalah tagihan di bulan...

Layanan SIM Keliling Satlantas Polrestabes Bandung Kembali Beroperasi

BANDUNG, infobdgcom - Pelayanan SIM Keliling Satlantas Polrestabes Bandung kembali melayani perpanjangan SIM A dan C. Kanit Regident Satlantas Polrestabes Bandung, AKP.Meilawaty, SH, SIK, MM,...

BANDUNG, infobdg.com – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, tengah mengajukan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kepada pemerintah pusat.

Kang Emil, sapaan akrabnya mengajukan hal tersebut berdasarkan data sebagai argumentasinya.

“Jabar akan ambil keputusan berdasarkan data, termasuk PSBB, itu akan kita exercise berdasarkan data yang kita terima dari daerah. Sebab kalau datanya tidak lengkap, kita susah melengkapi argumentasi PSBB kepada pemerintah pusat,” beber Emil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (6/4).

Ia menambahkan, pihaknya saat ini masih menunggu laporan hasil tes masif Covid-19 di Jabar lewat rapid diagnostic test (RDT) untuk melihat peta sebaran dan pola-pola baru yang ada. Hasil tersebut akan dijadikan dasar pengambilan keputusan terkait PSBB di wilayah Jawa Barat.

Emil pun telah mengimbau agar para kepala daerah segera melaporkan hasil tes masif di masing-masing kabupaten/kota.

“Saya imbau kepala daerah untuk mengecek ke dinas kesehatan masing-masing, untuk melaporkan ke Pemprov Jabar secepatnya. Semakin cepat data itu masuk, semakin mudah kita memetakan (Covid-19),” ujar Kang Emil.

Selain itu, Emil menyebutkan bahwa PSBB di Jawa Barat akan memprioritaskan daerah-daerah yang berbatasan langsung dengan DKI Jakarta, agar langkah yang diambil bisa disesuaikan dengan Pemda DKI Jakarta.

“Urusan PSBB, kami akan mendahulukan daerah yang nempel Jakarta dulu, karena apapun yang Jakarta lakukan kita harus satu frekuensi. Dalam satu aglomerasi penyebaran itu harus satu keputusan,” ungkap dia.

Emil pun mengatakan, bahwa pihaknya telah menyepakati perencanaan pemberlakuan jam malam sebagai salah satu upaya meningkatkan social distancing/physical distancing di daerah. Rencana tersebut telah disetujui Kapolda Jabar melalui koordinasi dengan kepolisian di bawahnya.

“Kita menyepakati agar merencanakan jam malam. Kami mengarahkan kepada kabupaten/kota untuk segera melakukan upaya perlakuan jam malam, bagian dari proses mendisiplinkan dan PSBB di wilayah Jabar. Tadi sudah disetujui oleh Pak Kapolda, asal berkoordinasi dengan kepolisian di bawah Polda,” tandas Emil.

- Advertisement -
- Advertisement -

Kuliner Bandung #DirumahAja

Keiko Food: Tetap Bisa Menikmati Suki Dimana Saja

KULINER, infobdg.com - Setelah sekian lama mimin nggak makan yang berkuah, gurih, dan juga pedas, akhirnya sekarang kesampaian juga. Mimin kemarin habis coba menu suki...

Troistan: Stok Dessert Kekinian Walau #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Ingin dessert kekinian yang bisa disimpan di lemari es dan bisa dimakan kapan aja? Troistan ini cocok banget buat stok dessert-nya...

Bacikom: Nikmati Baso Aci Instan Saat #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung lagi kangen jajan baso aci nggak nih? Mimin mau kasih tahu baso aci instan yang bisa Wargi Bandung nikmati...