BANDUNG, infobdg.com – Turnamen Padel Grand Slam Vol.1 yang digagas komunitas Padel&Chill resmi digelar pada 24–25 Januari 2026 di La Cancha Padel Bandung dan langsung mencatatkan diri sebagai salah satu turnamen padel terbesar yang pernah berlangsung di Kota Bandung. Sebanyak 216 pemain atau 108 pasangan dari berbagai kategori turut ambil bagian. Hal ini menandai tingginya antusiasme terhadap perkembangan olahraga padel di Indonesia.

Pada edisi perdana ini, Padel Grand Slam Vol.1 mempertandingkan empat kategori utama, yakni Lower Bronze Women, Bronze 45+, Bronze Open, dan Silver Open. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp200 juta. Meski didominasi peserta asal Bandung, turnamen ini juga menarik kehadiran pemain dari Jakarta dan kota lain. Kolaborasi antara pengelola La Cancha Padel Court dan komunitas Padel&Chill menjadi bukti kuat bahwa padel kini telah berkembang menjadi gaya hidup baru di kota-kota besar.
Ketua Panitia Padel Grand Slam, Vill Vincent, menyampaikan bahwa turnamen ini dirancang dengan standar profesional untuk menghadirkan kompetisi berkualitas sekaligus memperkuat ekosistem padel nasional. Selain pertandingan, acara juga diramaikan oleh 16 tenant kuliner yang menciptakan suasana turnamen lebih hidup dan nyaman bagi pemain maupun penonton.

Hasil pertandingan mencatat pasangan Ady Mulyadi dan Hendra Kusnadi sebagai juara kategori Bronze 45+, Nadya dan Ghea Gelya sebagai juara Women Lower Bronze, Cornelius Jason Gunawan dan David Tirta sebagai juara Bronze Open, serta Samuel Nanere dan Wiliam Winata sebagai juara Silver Open.
Salah satu finalis, Michael Gunawan, mengungkapkan Turnamen Padel Grand Slam berhasil menarik antusias para pecinta padel baik peserta maupun penonton. Ia berharap akan ada Padel Grand Slam berikutnya.

Panitia penyelenggara berharap Padel Grand Slam dapat menjadi benchmark baru turnamen padel nasional sekaligus membuka peluang kolaborasi jangka panjang dan lahirnya talenta-talenta baru di masa depan.

