Asal usul Pasta Gigi atau Odol

Berita Lainnya

MASATA Dorong Desa Wisata Jadi Sentra Tumbuhnya Pendapatan Baru di Indoensia

BANDUNG, infobdg.com - Mendukung pariwisata Indonesia yang berkelanjutan, Masyarakat Sadar Wisata (MASATA) menyelenggarakan focus group discussion (FGD) bertema "Pengembangan Desa Wisata Menuju 205 Desa...

Lembaga Pendidikan Bahasa Asing Polyglota Hadir Di Bandung

BANDUNG, Infobdg.com - Sekarang, memiliki kemampuan berbahasa asing sangat diperlukan. Selain menambah skill, fasih berbahasa asing pun bisa membuka peluang bisnis atau peluang-peluang lainnya....

Cegah Penyebaran Covid-19, Oded Keluarkan Inwal Penegakan Protokol Kesehatan

BANDUNG, infobdg.com - Sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Bandung, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengeluarkan Instruksi Wali Kota No 007 tahun...

Perketat Penanganan, Satgas Covid-19 Kota Bandung Bentuk 12 Tim Khusus

BANDUNG, infobdg.com - Untuk meminimalisir terjadinya penambahan covid-19 di Kota Bandung, Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung membentuk dua belas tim khusus. Dibentuknya tim...

Formula pasta gigi saat ini terdiri dari beragam zat yang punya banyak manfaat, mulai dari memutihkan hingga menguatkan gigi.
Ternyata, pasta gigi yang kaya manfaat-yang kini dikemas dalam tube-tube pencet-ditemukan oleh Dr. Washington Sheffield yang terinspirasi dari perjalanan anaknya ke Paris.

read more from : asal-usul-motivasi

Pasta gigi sendiri sebenarnya pertama kali muncul di Mesir pada abad ke-4 dimana pada saat itu pasta gigi terbuat dari campuran garam, lada, daun mint, dan bunga iris.
Kemudian pada abad ke 9, pasta gigi ditemukan oleh musisi dan perancang busana asal Persia, Ziryab.
Tidak diketahui bahan dasar pembuatannya, namun pasta gigi tersebut dapat membersihkan sisa-sisa kotoran dan memberikan aroma yang segar.

Pasta gigi yang ditemukan pada zaman itu belum dikemas dalam tabung seperti pasta gigi yang sekarang ini dijual ke pasaran.
Barulah pada abad ke 18, pasta gigi yang dikemas dalam bentuk tabung beredar.
Pasta gigi dengan kemasan tabung pertama kali diperkenalkan oleh Dr. Washington Sheffield asal Inggris.

Pasta gigi produksi Dr. Sheffield dikenal dengan nama Dr. Sheffield’s Creme Dentifrice.
Dr. Sheffield menemukan ide memproduksi pasta gigi kemasan tabung karena terinspirasi dengan kisah perjalanan anaknya ke Paris.
Di sana, sang anak melihat para pelukis yang menggunakan cat kemasan tabung.
Kemudian pada tahun 1896, Colgate & Company Dental Cream juga memproduksi pasta gigi kemasan tabung yang mirip dengan kemasan Sheffield

Sebuah versi lain menyebutkan bahwa pasta gigi yang kini mengandung flouride dahulu ditemukan pertama kali pada tahun 1914 dan sempat dikritik oleh asosiasi gigi Amerika (ADA) pada tahun 1937.
Agar fluoride diterima oleh ADA, Procter & Gamble mengadakan penelitian pada awal tahun 1940-an.
Kemudian pada tahun 1950, Procter & Gamble bergabung dengan tim yang dikepalai oleh Dr. Joseph Muhler dari Universitas Indiana untuk mempelajari pasta gigi yang mengandung fluoride.
Tahun 1955, pasta gigi Procter & Gamble’s Crest memperkenalkan secara klinis pasta gigi yang mengandung fluoride.

Dengan adanya pasta gigi, kita dapat menyikat gigi lebih bersih sehingga terhindar dari kuman-kuman penyakit di mulut.
Pasta gigi juga memberikan aroma mulut yang segar sehingga kita merasa nyaman saat berbicara dengan orang lain.
Kini pasta gigi telah mendunia dan digunakan setiap hari oleh banyak orang.

Sumber : asal-usul-motivasi

- Advertisement -

Kuliner Bandung

Santap Kuliner Angkringan ala Malioboro All U Can Eat di Mercure Bandung City Centre

KULINER, infobdg.com - Ada yang baru lagi nih di Mercure Bandung City Centre! Setelah sukses dengan angkringan Kardiman, Mercure Bandung City Centre kini kembali...

Sensasi Baru Santap Kuliner Khas Jepang di Urban Ninja Japanese Fusion

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung pecinta masakan Jepang? Berarti wajib banget cobain kuliner di resto baru berkonsep Jepang yang satu ini! Adalah Urban Ninja,...

Non Kitchen & Coffee Hadir Kembali, Cafe Cozy Buat Para Milenial Bandung

KULINER, infobdg.com - Masih ingat dengan Non Kitchen & Coffee? Yup! Cafe cozy buat para milenial di daerah Simpang Lima, Ahmad Yani, Bandung ini...