BANDUNG, infobdg.com — Masyarakat Adat Kampung Cireundeu kembali menggelar upacara ritual tahunan Tutup Taun 1959 Ngemban Taun 1 Sura 1960 Saka Sunda. Perhelatan sakral yang didukung oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia ini menjadi salah satu representasi kuat dalam menjaga warisan budaya sekaligus memperkokoh pilar ketahanan pangan lokal yang berbasis pada kemandirian pangan non-beras.
Tahun ini, perayaan mengusung tema penting mengenai esensi pelestarian tradisi, yaitu “Menjaga warisan budaya Tutup Taun Ngemban Taun sebagai pilar ketahanan pangan lokal Masyarakat Adat Cireundeu”. Upacara adat ini berlangsung selama tiga hari berturut-turut, mulai dari tanggal 9 hingga 11 Juli 2026, berpusat langsung di kawasan Kampung Adat Cireundeu.
Rangkaian Acara Tiga Hari Berturut-turut
Pihak panitia telah menyiapkan rangkaian pertunjukan seni, ritual adat, hingga pameran kuliner yang terbagi ke dalam jadwal berikut:
Kamis, 9 Juli 2026: Dimulainya prosesi dengan penampilan syahdu Damar Sewu, dilanjutkan dengan Tari Ngayun, Tari Bali, serta alunan musik tradisional Tarawangsa.
Jumat, 10 Juli 2026: Hari kedua diisi oleh unjuk ketangkasan seni bela diri Pencak Silat, kemeriahan tari Jaipong, seni musik Calung, hingga instrumen tradisional Karinding.
Sabtu, 11 Juli 2026 (Puncak Acara): Hari terakhir menyajikan ritual sakral Upacara Adat Meupeus Kendi, dilanjutkan kesenian Angklung Buncis, Kaulinan Urang Lembur, Do’a Lintas Iman, Potong Tumpeng, dan Saresehan. Pengunjung juga dapat menikmati Pameran Makanan Lokal Serba Singkong, Tari Saka Sunda, Gondang Kreasi, serta ditutup oleh pertunjukan Wayang Golek bersama Dalang Khanha Ade Kosasih Sunarya dari Giri Harja 2 Putu.
Penguatan Pangan Lokal Berbasis Singkong
Selain sebagai momentum pergantian tahun dalam kalender Saka Sunda, acara ini menjadi penegasan konsistensi warga Cireundeu yang menolak ketergantungan pada beras dan memilih singkong sebagai makanan pokok mereka sejak ratusan tahun lalu. Kehadiran pameran kuliner serba singkong pada hari puncak diharapkan mampu mengedukasi masyarakat luas mengenai alternatif pangan yang sehat dan berkelanjutan.
Acara ini turut dihadiri dan mendapat perhatian dari berbagai tokoh, termasuk perwakilan dari Kementerian Kebudayaan RI, Dr. H. Fadli Zon, S.S., M.Sc. Bagi masyarakat yang ingin memantau jalannya dokumentasi atau mengetahui info lebih lanjut mengenai kegiatan ini, dapat mengakses akun media sosial resmi di Instagram @visitcireundeu.

