Dilanda Angin Kencang dan Banjir Bandang, 102 Unit Rumah di Kabupaten Bandung Rusak

Berita Lainnya

BANDUNG, infobdg.com – Angin kencang dan banjir bandang dilaporkan terjadi di kawasan Kabupaten Bandung pada Senin (25/12) lalu. Kejadian tersebut mengakibatkan total 102 unit rumah warga setempat rusak.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menyebut, rumah yang rusak akibat angin kencang rata-rata mengalami kerusakan di bagian atap. Namun, ada juga bangunan yang roboh, hingga rata dengan tanah.

Sementara itu, rumah yang berlokasi di bantaran sungai rata-rata rusak di bagian dinding belakang akibat banjir bandang.

Abdul menyebut, bencana yang terjadi ini merupakan bencana hidrometeorologi yang diawali dengan curah hujan tinggi.

“Bukan hanya rumah yang rusak, ada juga enam warga yang mengalami luka ringan. Mereka terluka setelah tertimpa material bangunan,” ujar Abdul.

Kejadian ini berdampak terhadap 312 jiwa atau 82 KK yang tinggal di wilayah Kecamatan Baleendah, Ciparay, dan Anjarsari yang dilanda bencana angin kencang.

Sementara bencana banjir bandang yang terjadi di Kecamatan Dayeuhkolot, berdampak pada 303 unit rumah.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginfokan bahwa cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan deras disertai petir dan angin kencang ini masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Bandung hingga akhir 2023.

“BNPB mengimbau masyarakat dan pemangku kebijakan di daerah setempat agar tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan,” tutup Abdul.***

Ikuti update artikel pilihan lainnya dari kami di WhatsApp Channel dan bergabung ke Komunitas WA Infobdg untuk berbagi informasi cepat