Influenza A Tembus 65 Kasus di Bandung, Demam 3 Hari Diminta Segera Periksa

Berita Lainnya

BANDUNG, infobdg.com — Sebanyak 65 kasus Influenza A subtipe H1N1 terkonfirmasi di Kota Bandung berdasarkan pemeriksaan laboratorium. Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan belum ada laporan kematian akibat penyakit tersebut dan meminta masyarakat tetap waspada tanpa panik.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat Raden Vini Adiani Dewi mengatakan Influenza A memiliki daya penularan lebih tinggi dibandingkan flu biasa. Gejalanya antara lain demam tinggi, sakit kepala, pegal-pegal dan lemas.

“Gejalanya lebih berat dari flu biasa, seperti demam tinggi, sakit kepala, pegal, dan lemas,” kata Vini, dikutip dari Kompas.com, Selasa (29/9).

Vini meminta warga memantau kondisi selama tiga hari sejak gejala muncul. Jika tidak membaik atau muncul sesak napas, warga diminta segera memeriksakan diri.

“Kalau tiga hari tidak membaik atau muncul sesak, segera periksa,” ujarnya.

Angka 65 kasus merupakan hasil pemeriksaan laboratorium. Pengujian Whole Genome Sequencing belum tersedia di seluruh daerah, sehingga masih memungkinkan adanya kasus yang belum tercatat.

Wali Kota Bandung H. Muhammad Farhan mengatakan fasilitas kesehatan di Kota Bandung telah disiapkan untuk melakukan mitigasi, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit rujukan.

“Setiap faskes sudah siap melakukan mitigasi,” kata Farhan.

Farhan mengimbau warga menerapkan pola hidup bersih dan sehat, menggunakan masker saat sakit atau berada di tempat ramai, serta rutin mencuci tangan.

“Jangan abaikan gejala. Jika tidak kunjung sembuh, segera periksa,” ujarnya.

Dinkes Kota Bandung bersama 30 puskesmas terus memantau perkembangan kasus di setiap kecamatan dan mengimbau masyarakat segera memeriksakan diri jika mengalami gejala yang menetap atau memburuk.***

Ikuti update artikel pilihan lainnya dari kami di WhatsApp Channel dan bergabung ke Komunitas WA Infobdg untuk berbagi informasi cepat