Trou: Single “Home” dan Kerinduan Akan Rumah

Berita Lainnya

Kawasan Hegarmanah Bakal Laksanakan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM)

BANDUNG, infobdg.com – Sebagai tindak lanjut munculnya paparan Covid-19 di Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI AD, Pemerintah Kota Bandung akan melaksanakan Pembatasan Sosial Berskala...

Pemkot Bandung Masih Belum Mengizinkan Pengoperasian Bioskop, Ema: Otoritas Wali Kota

BANDUNG, infobdg.com – Asosiasi Pengelola Bioskop telah menyatakan bioskop di Indonesia akan beroperasi kembali per 29 Juli 2020 mendatang. Namun, Pemkot Bandung hingga saat...

Satreskrim Polrestabes Bandung Amankan Oknum Polisi Gadungan

BANDUNG, infobdg.com - Satreskrim Polrestabes Bandung berhasil menangkap oknum yang menyamar sebagai polisi. Tersangka yang diketahui berinisial NP tersebut telah diamankan sejak...

Pastikan Keamanan Pelaksanaan Iduladha Selama Pandemi, Ini Kata Oded

BANDUNG, infobdg.com - Hari Raya Iduladha tahun ini harus dilaksanakan di tengah pandemi. Untuk itu, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial, meminta para panitia...

BANDUNG, infobdg.com – Band indie-rock asal Bandung, Trou, merilis single berjudul “Home”. Ceritanya memang tentang “rumah”. Sebuah tempat darimana kita berasal dan akan selalu menyimpan kerinduan saat tak menyapanya. Lirik ini ditulis oleh Hariz Lasa (vokal dan gitar) berdasarkan atas pengalamannya merantau dari Cirebon untuk menuntut ilmu di Kota Bandung. Selama bertahun-tahun merantau, tersimpan perasaan akan rindu terhadap rumah atau sosok-sosok di sana yang selalu menyimpan kehangatan dan kenyamanan. Kerinduan itu menjadi inspirasinya menulis “Home”.

img_3180

“Intinya bercerita tentang ‘rumah’, yang tidak harus tentang sebuah tempat, bisa jadi seseorang atau sesuatu. Karena memang tidak ada tempat lain yang lebih nyaman selain ‘rumah’, tempat berkeluh kesah, tempat yang menerima apa adanya,” ujar Hariz bercerita soal inspirasi “Home”. Metafora yang tak hanya soal tempat, tapi lebih pada perasaan yang kerap muncul ketika merasa nyaman.

Ide awal lagu “Home” datang dari Hariz Lasa. Tak perlu waktu lama, “Home” kemudian menjadi sebuah lagu pop yang muram. Proses penggarapan lagu “Home” sekitar dua bulan. Mulai dari berbagi ide hingga proses penggarapan aransemen dilakukan secara marathon di studio-studio latihan mereka. Mereka memilih dua studio berbeda untuk penggarapan single ini yaitu Studio Reds untuk merekam instrument dan Studio Aru di bagian vokal. Produser untuk single mereka percayakan pada sosok musisi senior yang sudah tidak asing lagi, Riko Prayitno. Riko dikenal sebagai gitaris Mocca dan bassis di The Triangle. Nuansa musik band yang digawangi oleh Hariz Lasa (vokal dan gitar), Elmo Rinaldy (gitar), Moch, Ifsan (bass) dan Harry “Koi” Pangabdian (drum) ini cenderung pada penekanan indie-rock yang muram dan mungkin cukup pantas dibandingkan dengan warna musik The Triangle yang tidak jauh berbeda. Single “Home” juga dibantu oleh Dhea Febrina (vokalis Littlelutte) sebagai vokalis latar.cats

“Pada awalnya kami, terutama saya, sering melakukan sharing ide dengan Riko, dan Riko memberikan ide-ide aransemen dan warna musik yang dirasa tepat dengan karakter Trou. Sebenarnya, Riko sendiri menolak disebut sebagai produser, ” ujar hariz menjelaskan tentang peran Riko dalam musik Trou. “ Soal kenapa memilih Riko, mungkin didasari dari kedekatan masing-masing personil Trou dengan Riko. Berawal di Beat n Bite (sebuah kafe tempat sering diadakannya jamming), sehingga membentuk kenyamanan untuk masing-masing pihak, dan juga Riko yang melihat tumbuhnya masing-masing personil Trou,” lanjutnya.

Single “Home” memiliki aransemen sederhana dan mengingatkan kita akan nuansa musik alternative Inggris pada 1990-an. Jauh dari kompleksitas musik-musik indie-rock yang sedang tren belakangan ini yang cenderung memamerkan layer-layer suara derau dan gitar bising. Trou justru mengambil arah berbeda. Mereka menyajikan indie-rock yang lebih sederhana, nge-pop, dan ear-catchy. Hal ini mungkin tak terlepas dari pengaruh band-band alternatif-rock seperti Gene, Haven, Ride, dan Travis yang memang terasa kental di beberapa bagian lagu “Home”. Terutama pada warna vokal dan aransemen gitar yang tidak terlalu banyak bereksperimentasi. Cukup mendasar untuk menjadikan single “Home” ini dapat diterima oleh masyarakat luas karena musiknya yang radio-friendly.

“Sebetulnya, karakter yang ingin ditampilkan adalah musik yang nyaman kami mainkan. Dan juga sebetulnya karakter musik yang dibawa di single ini, tanpa disadari sering kami mainkan sebelumnya, jauh sebelum band lama kami terbentuk. Jika ditanya soal perbedaan mendasar dari konsep band, melalui Trou kami mencoba untuk menjadi lebih sederhana dari komposisi music dan juga aransemen,” papar Hariz.

When it rains
And the sky looks so grey
It reminds me of everything
about a home with the warmest smiles
It’s beautiful and I’ll be home

Let the rain wash away
All the pain of yesterday
I’ll be home to you
I’ll be home to you

And may the rainbow brings
All the joy of the day
I’ll be home to you
I’ll be home to you

Troü

Instagram : trou_official
Soundcloud : soundcloud.com/trou-2

 

- Advertisement -
- Advertisement -

Kuliner Bandung #DirumahAja

Keiko Food: Tetap Bisa Menikmati Suki Dimana Saja

KULINER, infobdg.com - Setelah sekian lama mimin nggak makan yang berkuah, gurih, dan juga pedas, akhirnya sekarang kesampaian juga. Mimin kemarin habis coba menu suki...

Troistan: Stok Dessert Kekinian Walau #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Ingin dessert kekinian yang bisa disimpan di lemari es dan bisa dimakan kapan aja? Troistan ini cocok banget buat stok dessert-nya...

Bacikom: Nikmati Baso Aci Instan Saat #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung lagi kangen jajan baso aci nggak nih? Mimin mau kasih tahu baso aci instan yang bisa Wargi Bandung nikmati...