BANDUNG, infobdg.com – Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat tercermin dalam gelaran BabatuRun Ganesha 2026 yang berlangsung di Lapangan Makodiklatad, Minggu (18/1/2026). Ajang lari ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-31 Komando Pembina Doktrin, Pendidikan dan Latihan TNI AD (Kodiklatad).
Kegiatan secara resmi dimulai setelah Komandan Kodiklatad Letjen TNI Mohamad Hasan mengibarkan bendera start. Sebanyak 2.500 peserta turut ambil bagian, terdiri dari prajurit TNI, anggota Polri, serta masyarakat umum, menciptakan suasana meriah sekaligus penuh kebersamaan.

BabatuRun Ganesha 2026 tak sekadar menjadi ajang olahraga, tetapi juga wadah untuk menumbuhkan sportivitas, soliditas, dan komunikasi sosial. Kegiatan ini sekaligus mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat melalui aktivitas positif dan inklusif.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan hadirnya bazar UMKM, booth komunitas, fotobooth berbasis teknologi AI, serta panggung hiburan yang menghadirkan artis Ibu Kota. Selain itu, sebagian dana dari pendaftaran peserta disalurkan untuk anak yatim dan kegiatan sosial binaan Kodiklatad, sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Pada kesempatan yang sama, Kodiklatad juga menunjukkan empati terhadap korban bencana dengan menyerahkan bantuan bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh, yang diterima secara simbolis oleh Danrem 011/Lilawangsa Kodam Iskandar Muda.

Dalam sambutannya, Letjen TNI Mohamad Hasan menegaskan bahwa BabatuRun Ganesha 2026 menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan Kodiklatad dengan masyarakat. Menurutnya, Kodiklatad tidak hanya berperan dalam pembinaan dan pendidikan prajurit, tetapi juga aktif mendukung kebersamaan, kepedulian sosial, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat hidup sehat, kepedulian sosial, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat terus tumbuh, sejalan dengan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

Mengusung tagline “Run Together, Grow Stronger”, BabatuRun Ganesha 2026 menjadi bukti nyata bahwa olahraga mampu menjadi jembatan kebersamaan lintas elemen masyarakat.***


