Bandara Husein dan Kertajati Akan Berjalan Bersama, Ini Penjelasan Kemenhub

Berita Lainnya

BANDUNG, INFOBDG.COM – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan pengembangan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati tetap menjadi prioritas meski pemerintah tengah mempersiapkan reaktivasi Bandara Husein Sastranegara untuk melayani kembali penerbangan jet.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Lukman F. Laisa, mengatakan reaktivasi Bandara Husein dan pengembangan BIJB Kertajati merupakan bagian dari strategi nasional melalui konsep Multi Airport System untuk memperkuat konektivitas penerbangan di Jawa Barat.

“BIJB Kertajati merupakan salah satu infrastruktur strategis nasional yang memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan konektivitas transportasi udara, logistik nasional, industri aviasi, serta penguatan ekosistem ekonomi kawasan Jawa Barat dan Indonesia bagian barat,” ujar Lukman kepada CNBC Indonesia, Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, BIJB Kertajati memiliki kapasitas dan potensi pengembangan yang besar sebagai hub penerbangan penumpang, pusat logistik dan kargo udara, pusat pemeliharaan pesawat (Maintenance, Repair and Overhaul/MRO), serta menjadi bagian dari implementasi konsep Multi Airport System di kawasan Jakarta dan Jawa Barat.

Lukman menambahkan, pemerintah akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mengoptimalkan pemanfaatan BIJB Kertajati. Upaya tersebut mencakup peningkatan konektivitas penerbangan penumpang dan kargo, percepatan pengembangan ekosistem pendukung bandar udara, serta memastikan seluruh pengembangan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, pelayanan, dan keberlanjutan.

Sementara itu, persiapan reaktivasi Bandara Husein Sastranegara terus dilakukan. Pekerjaan yang tengah berlangsung meliputi peningkatan daya dukung landas pacu, apron, fasilitas terminal, hingga pemenuhan standar Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) Kategori 7.

Direktur Utama InJourney Airports, Faik Fahmi, sebelumnya menyampaikan fokus persiapan saat ini adalah memastikan seluruh aspek operasional memenuhi persyaratan yang ditetapkan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

Selain itu, sedikitnya enam maskapai telah menyatakan minat untuk kembali beroperasi di Bandara Husein Sastranegara dengan sejumlah rute domestik maupun internasional.

Daftar rute yang telah diajukan meliputi:

  • Citilink: Kualanamu, Denpasar, Surabaya
  • Super Air Jet: Kualanamu, Denpasar, Pekanbaru, Makassar, Batam, Padang, Balikpapan, Pontianak
  • Garuda Indonesia: Denpasar
  • TransNusa: Kuala Lumpur, Johor Bahru, Lampung
  • Scoot: Singapura
  • Wings Air: Lampung, Palembang

Pemerintah menegaskan, pengoperasian kembali Bandara Husein tidak akan mengurangi peran BIJB Kertajati. Kedua bandara akan dikembangkan sesuai fungsinya masing-masing dalam mendukung konektivitas penerbangan, logistik, dan pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat.

Ikuti update artikel pilihan lainnya dari kami di WhatsApp Channel dan bergabung ke Komunitas WA Infobdg untuk berbagi informasi cepat