Bandung Diserbu Kabut Disertai Bau Belerang

Berita Lainnya

Harris Hotels & Conventions Festival Citylink Hadir dengan Konsep New Normal

BANDUNG, infobdg.com - Harris Hotels & Conventions Festival Citylink menerima tantangan era New Normal dengan melakukan inovasi-inovasi baru sesuai kebutuhan. Konsep healthy lifestyle kini...

Staycation Nyaman dan Hemat di Fabu Hotel Bandung

BANDUNG, infobdg.com - Wargi Bandung merasa bosan dengan aktivitas di rumah yang itu-itu saja? Atau, sudah terlalu penat dengan urusan pekerjaan? Bersantai sambil staycation...

Sudut Pandang: Ada Cerita dan Rasa Disetiap Sudutnya

BANDUNG, infobdg.com - Tempat wisata baru yang memiliki dua sudut dalam satu tempat, Sudut Pandang memberikan ruang bagi para pengunjung untuk mengimpretasikan suatu karya...

Sky Bridge, Fasilitas Baru Yang Percantik Wajah Stasiun Bandung

BANDUNG, infobdgcom - Ada pemandangan baru di Stasiun Bandung. Sebuah jembatan modern (skybridge) membentang dari arah selatan menuju utara. Menurut Executive Vice President PT KAI...

BANDUNG, infobdg.com – Sekitar pukul 20:45 WIB hari ini (10/14), akun twitter @infobdg dibanjiri mentions oleh followers yang melaporkan adanya kabut disertai bau belerang di Bandung. Laporan tentang adanya kabut tebal disertai bau belerang ini berasal dari berbagai daerah Utara Kota Bandung.

Kabut disertai bau belekang tersebut antara lain berasal dari wilayah Gegerkalong, laporan ini dilaporkan oleh followers @Infobdg dengan nama akun @ArwinRahman. “di gegerkalong lagi turun kabut. jarak pandang cuma 40m-an cc:@infobdg”, tulisnya pada lini masa twitter.

Sariwangi, Kolonel Masturi, Cimahi dan sekitarnya juga dilaporkan mengalami kabut disertai bau belerang. Hal tersebut dilaporkan oleh @riastrihe melalui laman akun twitternya.

Pengamat PVMBG, Johan Kusuma ketika dihubungi melalui telepon oleh infobdg.com mengatakan hal ini wajar terjadi. “Kabut yang terjadi sekarang adalah wajar dikarenakan akumulasi SO2 H2S yang tidak terurai oleh Matahari” Ujarnya melalui telpon.

Johan memastikan pada saat berita ini ditulis bahwa status Tangkuban Parahu masih dalam keadaan Waspada, kondisi tersebut masih tetap membuat steril 1,5 Kilimoter dari Kawah Ratu. Johan juga meminta masyarakat tetap tenang dan waspada, karena menurutnya tidak menutup kemungkinan status akan naik Siaga pada malam ini jika pergerakan lempengan di Kawah Ratu.

“Indikasi pergerakan sudah terlihat, disekitar Kawah Ratu Tangkuban Parahu memang sudah terlihat hewan turun ke bawah. Kami akan terus memantau pergerakan ini, selain itu lempengan lembang pun terpantai masih aman”, Ucapnya.

Gunung Tangkuban Parahu mengalami erupsi kecil sejak Sabtu (5/10) dan dinyatakan status Waspada (Level II) dan hingga saat ini belum memutuskan untuk menetapkan status yang lebih Siaga (Level II).

- Advertisement -
- Advertisement -

Kuliner Bandung #DirumahAja

Keiko Food: Tetap Bisa Menikmati Suki Dimana Saja

KULINER, infobdg.com - Setelah sekian lama mimin nggak makan yang berkuah, gurih, dan juga pedas, akhirnya sekarang kesampaian juga. Mimin kemarin habis coba menu suki...

Troistan: Stok Dessert Kekinian Walau #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Ingin dessert kekinian yang bisa disimpan di lemari es dan bisa dimakan kapan aja? Troistan ini cocok banget buat stok dessert-nya...

Bacikom: Nikmati Baso Aci Instan Saat #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung lagi kangen jajan baso aci nggak nih? Mimin mau kasih tahu baso aci instan yang bisa Wargi Bandung nikmati...