BANDUNG, infobdg.com — Di tengah gelombang transformasi digital yang terus melaju, sebuah upaya baru tengah dirintis untuk menjawab kebutuhan umat Muslim dalam beribadah. Muslim101, platform layanan Umrah berbasis teknologi, menggalang kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan ekosistem Umrah digital yang terintegrasi dan mudah diakses masyarakat.
Sehingga Chief Operating Officer Muslim101, Yongi Upanda, menyebut kolaborasi sebagai kunci utama dalam menghadirkan layanan Umrah yang lebih modern dan memberdayakan.
“Melalui semangat kolaborasi, Muslim101 terus memperluas dampaknya dan memperkuat ekosistem Umrah digital di Indonesia. Kami percaya kolaborasi lintas sektor adalah kunci untuk menghadirkan layanan ibadah yang lebih modern, aman, dan memberdayakan masyarakat,” ujarnya.
Langkah konkret Muslim101 terlihat dari sederet pertemuan strategis dengan berbagai pihak dalam beberapa waktu terakhir. Salah satunya, kerja sama dengan TFA Manasek untuk menghadirkan layanan manasik dan perjalanan Umrah yang lebih edukatif dan berorientasi pada pengalaman jamaah. Upaya ini diharapkan membuka akses layanan ibadah yang lebih mudah dan terintegrasi.
Tidak hanya itu, Muslim101 juga menggandeng LinkAja dalam upaya mengembangkan sistem pembayaran digital bagi kebutuhan Umrah dan ekosistem halal. Diskusi yang berlangsung di kantor pusat LinkAja di Jakarta itu membahas integrasi pembayaran, kampanye bersama, hingga peta jalan pengembangan layanan ke depan.
Langkah Muslim101 tidak berhenti di situ. Dalam Travel Gathering yang diadakan Nozoly Indonesia bersama Pushaka, Muslim101 aktif menjajaki peluang memperluas jejaring industri perjalanan Muslim. Kerja sama serupa juga dijalin dengan BSI Maslahat, fokus pada pengembangan program pemberdayaan digital yang berkelanjutan.
Sementara dengan Flip, Muslim101 melalui marketplace Safaraya siap memperluas akses masyarakat terhadap paket Umrah pilihan dengan kanal digital yang inklusif.
“Setiap kolaborasi Muslim101 dirancang untuk satu misi: mempermudah umat dalam menunaikan ibadah Umrah melalui pendekatan yang relevan, nyaman, dan modern,” tegas Yongi.
Seiring berbagai inisiatif yang dijalankan, Muslim101 optimistis langkah-langkah ini menjadi pondasi kuat bagi terbentuknya gaya hidup halal dan ibadah digital di Indonesia. Satu misi yang kini terus dirajut, yakni menghadirkan banyak jalan kebaikan melalui kolaborasi demi kemaslahatan umat.***


