Begini Protokol Kesehatan Shalat Iduladha 1441 H

Berita Lainnya

Meski AKB, Yana Pastikan Layanan Administrasi Kependudukan Tetap Optimal

BANDUNG, infobdg.com – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, memastikan pelayanan publik Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tetap berjalan optimal meski masih di masa Adaptasi...

Kapolrestabes Pimpin Upacara Sertijab Pejabat Di Lingkungan Polrestabes Bandung

BANDUNG, infobdgcom – Kapolrestabes Bandung Kombes. Pol. Ulung Sampurna Jaya, S.I.K., M.H. pimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) pejabat di lingkungan Polrestabes Bandung. Sertijab...

4 Hari Dirawat, Macan Tutul Betina yang Ditemukan di Ciwidey Mati

BANDUNG, infobdg.com - Macan tutul betina yang didapati terluka pada Jumat (23/10) lalu di Ciwidey, Kabupaten Bandung, dilaporkan telah mati pada Senin (26/10) pagi...

Fenomena La Nina, Jabar Perkuat Koordinasi dengan BPBD

BANDUNG, infobdg.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat saat ini tengah memperkuat koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten/kota se-Jabar untuk meningkatkan kesiapan sekaligus...

BANDUNG, infoobdg.com – Perayaan Iduladha 1441 H jatuh pada Jumat (31/7). Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap melaksanakan Iduladha dengan menerapkan protokol kesehatan.

Ilustrasi by Humas Kota Bandung

Terkait penyelenggaraan Iduladha di tengah pandemi Covid-19 ini, Pemkot Bandung mengeluarkan surat edaran tentang penyelenggaraan shalat Iduladha dan penyembelihan hewan kurban.

“Kita sudah mengeluarkan Surat Edaran. Itu ada dari MUI (Majelis Ulama Indonesia) juga Kemenag (Kementerian Agama), ikuti saja. Asal standar protokol kesehatan yang ketat. Seperti pakai masker dan menjaga jarak,” kata Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, di Balai Kota Bandung, Kamis (30/7).

Dalam surat bernomor: 451/SE-102.Bag.Kesra Tanggal 15 Juli 2020, setiap penyelenggaran shalat Idulahda wajib melaksanakan protokol kesehatan. Diantaranya, jika shalat dilaksanakan di masjid, maka hanya diperkenankan diikuti jemaah sekitar 50% dari kapasitas masjid. Sedangkan jika shalat dilaksanakan di lapangan, maka jarak antar jamaah harus sekitar 1 meter.

Selain itu, para penyelenggara juga wajib menyediakan fasilitas cuci tangan, sabun, dan hand sanitizer. Pun melaksanakan pengecekan suhu tubuh di pintu masuk lokasi shalat. Saat shalat dan khotbah, pelaksanaannya juga diimbau untuk dipersingkat tanpa mengurangi syarat dan rukunnya.

Penyelenggara dilarang untuk menjalankan kotak sedekah. Sebab hal itu rentan terjadinya penularan penyakit. Para jemaah wajib membawa alat shalat masing-masing dari rumah. Pun diminta untuk menghindari kontak fisik. Sementara bagi anak-anak dan usia lanjut, dianjurkan untuk tidak mengikuti shalat Iduladha berjamaah.

 

Bagi para mustahik, Yana mengimbau untuk cukup berdiam saja dirumah, menunggu kiriman daging kurban diberikan oleh panitia.

“Penyembelihan jangan ada kerumuan. Mustahik juga cukup diam di rumah, nanti diantarkan ke rumah masing-masing,” pinta Yana.

- Advertisement -
- Ayo Bayar Pajak -

Kuliner Bandung #DirumahAja

Keiko Food: Tetap Bisa Menikmati Suki Dimana Saja

KULINER, infobdg.com - Setelah sekian lama mimin nggak makan yang berkuah, gurih, dan juga pedas, akhirnya sekarang kesampaian juga. Mimin kemarin habis coba menu suki...

Troistan: Stok Dessert Kekinian Walau #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Ingin dessert kekinian yang bisa disimpan di lemari es dan bisa dimakan kapan aja? Troistan ini cocok banget buat stok dessert-nya...

Bacikom: Nikmati Baso Aci Instan Saat #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung lagi kangen jajan baso aci nggak nih? Mimin mau kasih tahu baso aci instan yang bisa Wargi Bandung nikmati...