- Advertisement -

Daud: Pelonggaran PSBB Jabar Tergantung Kebijakan Pemerintah Pusat

Berita Lainnya

BANDUNG, infobdg.com – Perpanjangan maupun pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tingkat Provinsi Jabar tergantung hasil kajian komprehensif tim ahli, mulai dari aspek kesehatan, sosial, sampai ekonomi. Hal tersebut dinyatakan Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar, Daud Achmad.

- Advertisement -

“Mengenai adanya statement yang membolehkan mudik lokal di Jabodetabek, bagi Jawa Barat sebagai bagian dari pemerintah pusat, kalau ini kebijakan dari pusat, kita akan mengikuti,” ujar Daud.

Daud melaporkan, jumlah pasien positif Covid-19 yang sembuh di Jabar terus bertambah dari waktu ke waktu. Berdasarkan data PIKOBAR (Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar), pada Kamis (14/5) pukul 18.30 WIB, 242 pasien Covid-19 sudah dinyatakan sembuh.

“Angka kesembuhan ini berkat kerja keras para frontliner di rumah sakit para dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya. Semoga dengan angka kesembuhan yang meningkat ini jadi semangat bagi mereka yang masih dirawat di rumah sakit dan bagi yang sehat kalau covid-19 bisa dilawan,” bebernya.

Sementara jumlah pasien positif Covid-19 di Jabar yakni 1.565 orang, dengan 99 orang meninggal dunia. Sedangkan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 7.143, selesai pengawasan 4.627 orang, dan pasien masih dalam pengawasan sebanyak 2.156 orang. Untuk ODP sebanyak 44.814 orang, selesai pemantauan sebanyak 37.856 orang, dan orang masih dalam pemantauan sebanyak 6.958 orang.

- Advertisement -
714,036FollowersFollow
2,542,053FollowersFollow
43,650SubscribersSubscribe
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisement -
- Advertisement -