Daud: Pelonggaran PSBB Jabar Tergantung Kebijakan Pemerintah Pusat

Berita Lainnya

Pemkot Bandung Pastikan JPS Adil dan Tepat Sasaran

BANDUNG, infobdg.com - Agar masyarakat Kota Bandung bisa terbantu di tengah pandemi, penyaluran Jaring Pengaman Sosial (JPS) harus tepat dan adil. Hal itu...

Kota Bandung Belum Izinkan Penyelenggaraan Kompetisi Olahraga

BANDUNG, infobdg.com - Kegiatan olahraga yang melibatkan massa besar belum bisa dilaksanakan di Kota Bandung. Hal ini ditegaskan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, mengingat...

Pemkot Bandung Apresiasi Kesiapan Mall Hadapi AKB

BANDUNG, infobdg.com - Secara keseluruhan, Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna, menilai pengelola ma dan pusat perbelanjaan telah siap menghadapi Adaptasi...

Terapkan Protokol Kesehatan, Shalat Jumat di Masjid Al Ukhuwah Khusyu

BANDUNG, infobdg.com - Setelah lama tak gelar shalat berjamaah akibat pandemi virus Corona, pada Jumat (5/6) akhirnya Masjid Al Ukhuwah kembali laksanakan shalat Jumat...

BANDUNG, infobdg.com – Perpanjangan maupun pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tingkat Provinsi Jabar tergantung hasil kajian komprehensif tim ahli, mulai dari aspek kesehatan, sosial, sampai ekonomi. Hal tersebut dinyatakan Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jabar, Daud Achmad.

“Mengenai adanya statement yang membolehkan mudik lokal di Jabodetabek, bagi Jawa Barat sebagai bagian dari pemerintah pusat, kalau ini kebijakan dari pusat, kita akan mengikuti,” ujar Daud.

Daud melaporkan, jumlah pasien positif Covid-19 yang sembuh di Jabar terus bertambah dari waktu ke waktu. Berdasarkan data PIKOBAR (Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Jabar), pada Kamis (14/5) pukul 18.30 WIB, 242 pasien Covid-19 sudah dinyatakan sembuh.

“Angka kesembuhan ini berkat kerja keras para frontliner di rumah sakit para dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya. Semoga dengan angka kesembuhan yang meningkat ini jadi semangat bagi mereka yang masih dirawat di rumah sakit dan bagi yang sehat kalau covid-19 bisa dilawan,” bebernya.

Sementara jumlah pasien positif Covid-19 di Jabar yakni 1.565 orang, dengan 99 orang meninggal dunia. Sedangkan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 7.143, selesai pengawasan 4.627 orang, dan pasien masih dalam pengawasan sebanyak 2.156 orang. Untuk ODP sebanyak 44.814 orang, selesai pemantauan sebanyak 37.856 orang, dan orang masih dalam pemantauan sebanyak 6.958 orang.

- Advertisement -
- Advertisement -

Kuliner Bandung #DirumahAja

Keiko Food: Tetap Bisa Menikmati Suki Dimana Saja

KULINER, infobdg.com - Setelah sekian lama mimin nggak makan yang berkuah, gurih, dan juga pedas, akhirnya sekarang kesampaian juga. Mimin kemarin habis coba menu suki...

Troistan: Stok Dessert Kekinian Walau #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Ingin dessert kekinian yang bisa disimpan di lemari es dan bisa dimakan kapan aja? Troistan ini cocok banget buat stok dessert-nya...

Bacikom: Nikmati Baso Aci Instan Saat #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung lagi kangen jajan baso aci nggak nih? Mimin mau kasih tahu baso aci instan yang bisa Wargi Bandung nikmati...