Demo Tolak Omnibuslaw, Sejumlah Massa Blokade Exit Tol Pasteur

Berita Lainnya

MASATA Dorong Desa Wisata Jadi Sentra Tumbuhnya Pendapatan Baru di Indoensia

BANDUNG, infobdg.com - Mendukung pariwisata Indonesia yang berkelanjutan, Masyarakat Sadar Wisata (MASATA) menyelenggarakan focus group discussion (FGD) bertema "Pengembangan Desa Wisata Menuju 205 Desa...

Lembaga Pendidikan Bahasa Asing Polyglota Hadir Di Bandung

BANDUNG, Infobdg.com - Sekarang, memiliki kemampuan berbahasa asing sangat diperlukan. Selain menambah skill, fasih berbahasa asing pun bisa membuka peluang bisnis atau peluang-peluang lainnya....

Cegah Penyebaran Covid-19, Oded Keluarkan Inwal Penegakan Protokol Kesehatan

BANDUNG, infobdg.com - Sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Bandung, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengeluarkan Instruksi Wali Kota No 007 tahun...

Perketat Penanganan, Satgas Covid-19 Kota Bandung Bentuk 12 Tim Khusus

BANDUNG, infobdg.com - Untuk meminimalisir terjadinya penambahan covid-19 di Kota Bandung, Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung membentuk dua belas tim khusus. Dibentuknya tim...

BANDUNG, infobdg.com – Puluhan massa yang terdiri dari elemen masyarakat melakukan unjuk rasa penolakan terhadap OMNIBUSLAW hingga memblokade pintu keluar tol Pasteur, Bandung, pada Kamis (23/10) sore.

Pantauan infobdg di lokasi, blokade jalan oleh para pendemo berdampak pada kemacetan panjang di sekitar area tol Pasteur.

“Kita lihat tadi macet akibat penutupan jalan sampai panjangnya sekitar lima kilometer dari arah Bandung ke tol Pasteur, belum lagi dari arah Jakarta mencapai enam kilometer. Sangat panjang sekali,” ujar Kapolrestabes Bandung, Ulung Sampurna Jaya, saat ditemui Infobdg di lokasi demo.

Ulung mengatakan, pihaknya telah bersiap menurunkan satu kompi personel sebagai antisipasi apabila terjadi bentrok. “Masyarakat sudah mengatakan pada mereka jangan menutup jalan. Tapi mereka bersikeras mengahalangi jalan sehingga kita lakukan pemblokiran dan pencegahan untuk segera dibubarkan,” terang dia.

Menurut Ulung, apabila massa aksi demo sudah melakukan pemblokiran jalan, berarti mereka sudah mengganggu ketertiban umum serta menghambat aktivitas perjalanan masyarakat, baik yang hendak melewati Bandung ataupun sebaliknya.

Dari aksi tersebut, pihaknya mengamankan delapan orang yang diduga berperan sebagai penanggung jawab aksi blokade jalan tol.

“Sesuai dengan UU Nomor 38 tentang penutupan jalan, kita akan proses delapan orang ini di Satreskrim Polrestabes Bandung,” tegasnya.

Kedepannya, Ulung berharap kegiatan aksi yang dilakukan masyarakat dapat berlangsung dengan tertib dan aman. Tidak sampai merusak fasilitas umum, pun tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya di Kota Bandung.

“Silahkan saja kalau ada masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya tentang omnibuslaw, kita akan layani semuanya selama itu tidak melakukan kegiatan anarkis,” tandas Ulung.

- Advertisement -

Kuliner Bandung

Santap Kuliner Angkringan ala Malioboro All U Can Eat di Mercure Bandung City Centre

KULINER, infobdg.com - Ada yang baru lagi nih di Mercure Bandung City Centre! Setelah sukses dengan angkringan Kardiman, Mercure Bandung City Centre kini kembali...

Sensasi Baru Santap Kuliner Khas Jepang di Urban Ninja Japanese Fusion

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung pecinta masakan Jepang? Berarti wajib banget cobain kuliner di resto baru berkonsep Jepang yang satu ini! Adalah Urban Ninja,...

Non Kitchen & Coffee Hadir Kembali, Cafe Cozy Buat Para Milenial Bandung

KULINER, infobdg.com - Masih ingat dengan Non Kitchen & Coffee? Yup! Cafe cozy buat para milenial di daerah Simpang Lima, Ahmad Yani, Bandung ini...