Gabin Tapal Market Bandung: Camilan Lawas yang Naik Kelas Jadi Oleh-Oleh Kekinian

Berita Lainnya

BANDUNG, infobdg.com – Kalau selama ini gabin yang terlintas di kepala adalah biskuit goreng berisi tape dengan sensasi sedikit berminyak, mungkin sudah waktunya mengenalnya kembali. Di Tapal Market Bandung, jajanan lawas tersebut mendapat “wajah” baru lewat beragam filling yang tidak biasa. Menariknya, gabin ini kini juga dipersiapkan untuk dibawa pulang sebagai salah satu pilihan oleh-oleh Bandung yang berbeda dari biasanya.

Berlokasi di Jalan Banceuy No. 46–48, Braga, Kota Bandung, Tapal Market menghadirkan gabin sebagai salah satu bentuk eksplorasi terhadap makanan yang sudah familiar di tengah masyarakat.

Bukan sekadar mengulang kembali gabin klasik, Tapal Market mencoba melihat bagaimana camilan tersebut bisa dikembangkan dengan teknik pengolahan dan pilihan rasa yang lebih modern.

“Kami mencoba mengolah gabin dengan teknik yang berbeda agar camilan tersebut tidak terlalu berminyak. Selain teknik pengolahan, inovasi juga dilakukan melalui pilihan filling yang dibuat lebih beragam,” ujar Nunu, Chef Tapal Market.

Hasilnya adalah gabin dengan karakter yang masih familiar, tetapi menawarkan kejutan pada bagian isinya.

Bukan Gabin Tape, Ada Enam Pilihan Rasa

Salah satu hal yang membuat gabin Tapal Market Bandung menarik adalah pilihan filling-nya. Jika gabin klasik identik dengan tape, versi Tapal Market hadir dengan pilihan rasa yang jauh lebih beragam. Saat ini terdapat enam varian yang bisa dicoba, yaitu cokelat, matcha, cranberry cheese, kari ayam, chicken mushroom, dan strawberry yoghurt.

Perubahan ini membuat gabin tidak lagi sekadar dipandang sebagai camilan manis berisi tape. Crackers yang menjadi bagian dasarnya justru bisa menjadi semacam “kanvas” untuk berbagai macam rasa.

Eksplorasi gabin di Tapal Market ternyata belum selesai. Salah satu varian yang sedang dalam tahap research and development adalah daun kelor.

Mendengar “gabin rasa daun kelor” tentu cukup membuat penasaran. Daun kelor bukan bahan yang biasanya langsung diasosiasikan dengan camilan seperti gabin. Karena itu, kehadiran varian ini justru memperlihatkan seberapa jauh Tapal Market ingin mengeksplorasi bahan dan rasa lokal.

Sejalan dengan Konsep “Rethinking Local Taste”

Eksplorasi terhadap gabin tersebut juga sejalan dengan gagasan Tapal Market tentang “Rethinking Local Taste”.

Konsep ini menarik karena tidak berarti makanan lokal harus selalu dibuat dengan cara lama agar tetap dianggap autentik. Sebaliknya, makanan yang sudah familiar dapat dibaca kembali, dikembangkan, dan dipertemukan dengan selera masa kini.

Bentuk dasarnya masih berupa crackers yang familiar. Namun, melalui teknik pengolahan dan pilihan filling yang berbeda, pengalaman menikmatinya bisa berubah cukup jauh.

Dari sini, gabin tidak lagi hanya menjadi camilan lawas. Ia menjadi ruang untuk bereksperimen dengan rasa.

Gabin Tapal Market Bisa Jadi Oleh-Oleh Baru dari Bandung

Produk ini sebelumnya mendapat respons positif dari pelanggan sehingga kini dipersiapkan agar tidak hanya dinikmati di tempat, tetapi juga bisa dibawa pulang sebagai buah tangan.

Gabin tersedia dalam kemasan Rp57 ribu per boks, dengan isi delapan gabin dan empat varian rasa yang dapat dipilih sesuai selera.

Format tersebut membuatnya cukup menarik untuk dijadikan alternatif oleh-oleh bagi mereka yang ingin membawa pulang sesuatu yang tidak terlalu mainstream.

Pada akhirnya, daya tarik gabin Tapal Market bukan hanya terletak pada isiannya.

Jadi, jika sedang mencari oleh-oleh Bandung yang unik dan berbeda, gabin dari Tapal Market bisa masuk dalam daftar untuk dicoba.

Ikuti update artikel pilihan lainnya dari kami di WhatsApp Channel dan bergabung ke Komunitas WA Infobdg untuk berbagi informasi cepat