Indosat Ooredoo Hutchison Gelar Youth Tech Challenge untuk Mahasiswa Indonesia

Berita Lainnya

TEKNO, infobdg.com – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bekerja sama dengan perusahaan riset global Twimbit meluncurkan kompetisi Youth Tech Challenge yang ditujukan untuk mahasiswa di seluruh Indonesia.

Acara pembukaan ini diselenggarakan dalam bentuk campus roadshow di Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) pada Jumat (13/9), dengan tujuan memberdayakan generasi muda dan memberikan kesempatan berkontribusi di sektor teknologi.

Steve Saerang, SVP – Head of Corporate Communication IOH, menyatakan bahwa inisiatif ini bertujuan menciptakan generasi muda yang siap berinovasi di bidang teknologi.

“Dengan mendorong generasi muda menjadi agen perubahan melalui ide-ide disruptif di teknologi, Indosat mendukung visi pemerintah dalam meningkatkan literasi digital yang inklusif di seluruh Indonesia. Kami optimis langkah ini akan melahirkan talenta yang mampu memberikan kontribusi positif menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Steve.

Rektor UNPAR, Prof. Ir. Tri Basuki Joewono, Ph.D, turut mengapresiasi langkah IOH. Ia mengajak mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan ini guna mempersiapkan masa depan mereka.

“Ini adalah inisiatif luar biasa yang menghubungkan dunia digital dengan kehidupan sehari-hari. Saya sangat mendorong mahasiswa untuk mengikuti tantangan ini dan turut serta dalam memajukan Indonesia menuju visi 2045,” ungkap Tri.

Kompetisi Youth Tech Challenge terdiri dari tiga tahap: pendahuluan, semifinal, dan final. Peserta dapat memilih studi kasus dari Empowering Report Indonesia 2024, yang berfokus pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Kompetisi ini bertujuan menghubungkan mahasiswa dengan profesional industri dan memperluas wawasan mereka dalam menghadapi berbagai tantangan nasional di sektor-sektor seperti perkotaan, UMKM, pendidikan, dan pemberdayaan perempuan.

Sepanjang kompetisi, peserta akan mendapatkan sesi mentorship komprehensif, diskusi panel, dan sesi coaching bagi para finalis. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp55 juta untuk ide dan solusi terbaik.

“Program ini menghubungkan pengetahuan kampus dengan teknologi secara langsung. Saya sangat bersemangat untuk terlibat, terutama dalam studi kasus UMKM dan pemberdayaan perempuan,” kata mahasiswi UNPAR, Veronica Yegar (19), mengungkapkan antusiasmenya.

Setelah UNPAR, Youth Tech Challenge akan hadir di kampus-kampus lain seperti Universitas Padjadjaran dan Sampoerna University. Program ini merupakan bagian dari komitmen Indosat dan Twimbit dalam mendukung transformasi menuju Indonesia Emas 2045.

Laporan Empowering Indonesia 2024 memperkirakan bahwa ekonomi digital Indonesia akan mencapai Rp1,8 triliun pada tahun 2027, dengan fokus pada adopsi teknologi di kota-kota berkembang.

IOH juga menargetkan penciptaan 9 juta tenaga kerja terampil di sektor digital pada tahun 2030, sebagai bagian dari upaya mereka untuk menghubungkan dan memberdayakan Indonesia.***

Ikuti update artikel pilihan lainnya dari kami di WhatsApp Channel dan bergabung ke Komunitas WA Infobdg untuk berbagi informasi cepat