- Advertisement -

Kampus Peduli : Abah Aun ‘Izinkan Aku Berjalan’

Berita Lainnya

DSC_0061

Kampus Peduli

Mencoba Ketuk Pintu Hatimu Melalui Kisah

‘Izinkan Aku Berjalan’

Doa Abah Aun untuk Bisa Berjalan Normal dan Kembali Bekerja Menjadi Tulang Punggung Keluarganya

Cipawitra merupakan salah satu kelurahan yang terletak di kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmalaya. Di sana terdapat sebuah kampung yang bernama Kampung Gunung Jambe. Di Kampung Gunung Jambe tepatnya RT 07/RW 02 inilah tinggal keluarga sederhana Abah Aun. Abah Aun adalah seorang warga di Kampung ini yang setiap harinya bekerja sebagai buruh penebang kayu. Namun, sekarang kakek berusia 80 tahun ini harus menghentikan pekerjaannya karena beliau tidak bisa lagi berjalan seperti biasanya beliau hanya bias ngesot disebabkan tempurung kakinya yang membusuk.

Musibah ini terjadi pada tahun 2000 atau sekitar 13 tahun yang lalu berawal saat Abah sedang menebang kayu dan tiba-tiba kayu yang ia tebang tumbang mengenai pundak kiri dan kaki kanannya sehingga Abah mengalami patah tulang dan harus segera dibawa ke rumah sakit setempat untuk dirawat secara intensif. Dokter mengatakan Abah Aun harus dipen untuk menyambung tulang yang patah terebut. Namun karena keterbatasan ekonomi, Abah Aun memutuskan untuk berobat ke Panjalu Cianjur dengan pengobatan tradisional. Beliau dirawat sekitar dua bulan dan Alhamdulillah membuahkan hasil, Abah Aun bisa menggerakkan tangan kirinya meskipun kakinya tetap belum bisa digunakan untuk berjalan.

Kondisi tersebut memaksa istri Abah Aun, Muplihah (63 tahun) harus menjadi tulang punggung keluarga, ia bekerja sebagi buruh serabutan. Setiap harinya ia bisa mengumpulkan uang sekitar 10 sampai 15 ribu dari hasil menjadi buruh cuci, menanam padi, atau pun membersihkan rongsokan. Dengan keadaan yang sangat sederhana tersebut, Muplihah masih harus mengurus kakak perempuan dari suaminya yang sudah tua, memberi makan dan memenuhi kebutuhan lainnya. Ia juga harus membiayai anak bungsunya, Hakim untuk bersekolah di tingkat SMA. Muplihah bersyukur karena dirinya masih diberi kesehatan oleh Allah SWT.

Kelurahan Cipawitra tempat keluarga Abah Aun tinggal inilah yang akan menjadi target untuk melaksanakan kegiatan Kampus Peduli selanjutnya. Abah Aun akan dibawa ke rumah sakit dan diberikan pula kursi roda pada tiga orang warga yang lumpuh termasuk AbahAun. Panitia juga akan membagikan paket sembako gratis kepada warga jompo dan anak yatim piatu. Selain itu, akan diadakan pula posko kesehatan gratis bagi warga yang sakit dan pasar rakyat yang menjual bahan sembako serta baju dengan harga murah.

How To Donate / Cara Berdonasi:
Donasi bisa disalurkan melalui transfer antar bank berikut ini:

  • BNI : 0227851750 a.n TRI INDRIYANI
  • MANDIRI : 1300012634690 a.n TRI INDRIYANI
  • BCA : 3560819608 a.n TRI INDRIYANI

Contact Person / Kontak Penyelenggara:Achmad Saheri : 0857 2126 3980

More Information / Informasi Selengkapnya:
Twitter : @kampuspeduli
Facebook : https://www.facebook.com/kampus.peduli?hc_location=stream

Fully Supported by Infobdg