OMNIBUS LAW Disahkan, Gubernur Jabar: Mari Awasi UU Cipta Kerja

Berita Lainnya

Yana Ajak Asosiasi Radio Tingkatkan Kualitas

BANDUNG, infobdg.com - Meskipun media informasi semakin beragam, namun radio masih memiliki tempat tersendiri di masyarakat. Selain lebih unggul dalam menyampaikan informasi dengan lebih...

Pertahankan Swasti Saba, Bandung Kejar 100% ODF

BANDUNG, infobdg.com - Dalam rangka mempertahankan predikat Swasti Saba, Forum Bandung Sehat (FBS) fokus mengejar target 100 persen Open Defecation Free (ODF),...

Pelatihan Terhadap 3.000 Relawan Covid-19 Jabar Mulai Dilaksanakan

BANDUNG, infobdg.com - Pelatihan terhadap 3.000 relawan Covid-19 se-Bandung Raya (Kota Bandung dan Cimahi serta Kabupaten Bandung, Bandung Barat, dan Sumedang) mulai dilaksanakan pada...

Ribuan Kilo Narkotika di Ungkap Ditnarkoba Polda Jabar

BANDUNG, infobdgcom - Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar laksanakan konferensi pers dalam pengungkapan peredaran narkotika yang dipimpin Kabid Humas Polda Jabar dan didampingi Direktur...

BANDUNG, infobdg.com  – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengajak masyarakat terutama buruh mengawasi jalannya Undang-Undang Cipta Kerja yang telah disahkan oleh DPR pada Senin (5/10) lalu.

“UU Cipta Kerja sudah disahkan, mari kita monitor terlebih dulu,” ujarnya, ketika dimintai pendapatnya di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (6/10).

Foto: Humas Jabar

Menurut Emil, sapaan akrabnya, pengesahan UU Cipta Kerja oleh DPR dan Pemerintah Pusat sudah melalui berbagai pertimbangan dan bertujuan untuk kepentingan bersama. Ia mengimbau masyarakat melihat terlebih dulu sejauh mana perkembangan penerapan regulasi tersebut.

“Saran saya kita terima dulu kemudian evaluasi dalam setahun dua tahun,” katanya.

Apabila dalam pelaksanaannya merugikan satu pihak atau ada ketidakadilan ekonomi, Emil meyakini akan ada evaluasi dari pemerintah pusat. Namun bila dalam jangka waktu tersebut berjalan dengan baik maka UU Cipta Kerja dapat dilanjutkan.

“Apakah pelaksanaannya menyejahterakan semua orang atau mengadilkan ekonomi? Kalau tidak kan bisa direvisi dan dievaluasi, kalau baik kita teruskan,” ucap dia.

Dirinya pun memahami penolakan kalangan buruh hingga terjadi mogok massal di berbagai tempat termasuk Jabar. Namun sebagai Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat, ia mengimbau buruh menyampaikan aspirasi secara efektif yaitu melalui dialog.

“Kami imbau untuk saling memahami dengan cara dialog karena menyampaikan aspirasi tidak harus dengan kerumunan,” tandasnya.

- Advertisement -
- Advertisement -

Kuliner Bandung #DirumahAja

Keiko Food: Tetap Bisa Menikmati Suki Dimana Saja

KULINER, infobdg.com - Setelah sekian lama mimin nggak makan yang berkuah, gurih, dan juga pedas, akhirnya sekarang kesampaian juga. Mimin kemarin habis coba menu suki...

Troistan: Stok Dessert Kekinian Walau #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Ingin dessert kekinian yang bisa disimpan di lemari es dan bisa dimakan kapan aja? Troistan ini cocok banget buat stok dessert-nya...

Bacikom: Nikmati Baso Aci Instan Saat #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung lagi kangen jajan baso aci nggak nih? Mimin mau kasih tahu baso aci instan yang bisa Wargi Bandung nikmati...