- Advertisement - Bapenda Bandung

Orang Tua Kini Tak Bisa Asal Pilih Kampus, BINUS @Bandung Ungkap Kunci Masa Depan Karier Anak

Berita Lainnya

- Advertisement - Bapenda Bandung

BANDUNG, infobdg.com – Di tengah persaingan masuk perguruan tinggi yang semakin ketat, BINUS University melalui kampus BINUS @Bandung mengajak orang tua dan calon mahasiswa untuk lebih cermat dalam menentukan pilihan pendidikan tinggi yang selaras dengan masa depan karier.

Hal ini disampaikan dalam kegiatan media gathering yang digelar di kampus BINUS @Bandung, yang membahas tren pemilihan perguruan tinggi sekaligus memperkenalkan ekosistem pembelajaran yang dirancang agar mahasiswa lebih siap menghadapi dunia kerja.

Fenomena ketidaksesuaian antara pendidikan dan pekerjaan atau career mismatch masih menjadi tantangan, termasuk di Indonesia. Data menunjukkan sekitar 35%–36% pemuda bekerja tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan mereka. Sementara itu, laporan dari World Economic Forum memperkirakan sekitar 22% pekerjaan global akan mengalami perubahan pada 2030, seiring pesatnya perkembangan teknologi dan transformasi industri.

Kondisi ini mendorong orang tua untuk lebih berhati-hati dalam mendampingi anak memilih jurusan dan kampus. Riset yang dilakukan oleh Populix bersama BINUS University menunjukkan bahwa kekhawatiran tidak hanya terkait jurusan, tetapi juga minimnya informasi mengenai prospek karier. Aspek employability kini menjadi salah satu pertimbangan utama.

Media Gathering Binus @Bandung, Kamis (7/5/26)

Salah satu orang tua mahasiswa, Vivi, mengungkapkan bahwa lingkungan belajar dan peluang pengembangan diri menjadi faktor penting dalam menentukan pilihan kampus. “Kami ingin memastikan pendidikan yang dipilih benar-benar memberikan bekal yang bermanfaat bagi masa depan anak,” ujarnya.

Sementara itu, Head of Psychology Department BINUS University, Dr. Esther Widhi Andangsari, menilai kekhawatiran tersebut sebagai hal yang wajar. Namun, ia menekankan pentingnya pemahaman minat dan potensi diri dibanding sekadar memilih jurusan populer.

“Yang terpenting adalah bagaimana mahasiswa berada di lingkungan yang tepat untuk mengeksplorasi kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja yang terus berubah,” jelasnya.

Sebagai kampus yang mengusung konsep Creative Technology & Creativepreneurship, BINUS @Bandung mengintegrasikan teknologi, kreativitas, dan pemahaman bisnis dalam proses pembelajaran. Pendekatan ini dinilai relevan dengan perkembangan industri kreatif, khususnya di Bandung yang dikenal sebagai pusat inovasi dan kreativitas.

Didukung jaringan lebih dari 2.200 perusahaan global serta komunitas alumni yang mencapai 175.000 Binusian, mahasiswa memiliki peluang untuk membangun koneksi profesional dan mendapatkan pengalaman industri sejak masa kuliah.

Campus Director BINUS @Bandung, Dr. Johan Muliadi Kerta, menegaskan bahwa perguruan tinggi harus mampu menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang.

“Mahasiswa tidak hanya membutuhkan pengetahuan akademik, tetapi juga kemampuan teknologi, kreativitas, dan pola pikir inovatif agar siap menghadapi berbagai peluang dan tantangan karier,” ujarnya.

Selain itu, BINUS juga membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman internasional melalui berbagai program global. Tercatat, mayoritas lulusan BINUS telah memiliki pengalaman lintas negara selama masa studi.

Untuk memperluas akses pendidikan, BINUS University turut menyediakan program beasiswa hingga 100 persen bagi siswa berprestasi. Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi generasi muda untuk mendapatkan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Dengan pendekatan yang menggabungkan teknologi, kreativitas, kewirausahaan, serta koneksi industri, BINUS @Bandung menegaskan komitmennya dalam menyiapkan mahasiswa menghadapi dunia profesional yang kian dinamis.***

Ikuti update artikel pilihan lainnya dari kami di WhatsApp Channel dan bergabung ke Komunitas WA Infobdg untuk berbagi informasi cepat