Pemuda Hina Sebuah Mesjid Demi Konten Tik-Tok

Berita Lainnya

Pemkot Bandung Rencanakan Pasar Kreatif Jadi Agenda Tahunan

BANDUNG, infobdg.com - Melihat prospek gerakan Pasar Kreatif yang sudah terlaksana di delapan mall, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berencana menjadikan Pasar Kreatif sebagai agenda...

Jumlah Tes CPR Jabar Penuhi Standar WHO

BANDUNG, infobdg.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melaporkan, bahwa pengetesan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) yang dilakukan di Jabar sudah memenuhi standar Organisasi...

Brand Lokal Amble dan Wallts Kolaborasi Ciptakan Produk Bertema Anti-Bullying & Self Love

FASHION, infobdg.com - Sebagai gerakkan perlawanan atas maraknya social bullying yang terjadi saat ini, dua brand fashion lokal asal Bandung, Amble dan Wallts Wallet,...

Simulasi Vaksinasi Covid-19 Tahap I di Jabar Bakal Digelar Pekan Ini

BANDUNG, infobdg.com - Dalam rangka merespons masuknya vaksin tahap pertama yang dibeli oleh pemerintah pusat dari tiga produsen vaksin yaitu Sinovac Biotech, Sinopharm, dan...

BANDUNG, infobdg.com – Kepolisian Resort Kota Besar Bandung menangkap seorang pemuda berinisial KW, yang diduga menistakan agama di depan mesjid Persis Bandung dengan cara memasukkan lagu ber-genre techno atau yang lebih sering didengar di tempat hiburan malam.

Pemuda tersebut diamankan setelah video tik-toknya tersebar luas di media sosial, dia membuat video itu di depan sebuah Mesjid Jalan Pajagalan, Kecanatan Astanaanyar, Kota Bandung. Video tersebut dibuat oleh KW pada hari Minggu (4/10).

Kapolrestabes Bandung Kombes. Pol. Ulung Sampurna Jaya, S.I.K., M.H mengatakan, pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan proses hukum akan tetap berjalan dalam kasus ini.

“Karena pelaku sudah diperiksa dan akan diproses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Ancamannya UU ITE dan hukuman maksimal 6 tahun penjara” ujar Ulung.

Ulung melanjutkan, mesjid tersebut tidak memutar suara atau lagu apapun. Tetapi, pemuda tersebut memasukkan musik “dugem” di dalam konten videonya. “Seperti musik di diskotik, tidak layak sebuah mesjid kok ada mendengarkan musik. Musiknya diskotik, otomatis masyarakat akan bertanya dan menanyakan,” jelasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, KW mengunggah konten video tik-toknya di depan Masjid Pesantren Persis 1-2 Pajagalan, Kota Bandung. Pada video buatannya, KW memasukan lagu “dugem” dengan latar belakang masjid itu.

Diakhir press conference, Ulung mengatakan proses hukum akan tetap berjalan dalam kasus ini. Ulung mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan kasus ini kepada pihak kepolisian.

“Karena pelaku sudah diperiksa dan akan diproses hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Maka masyarakat harap tenang dan tidak terpancing emosinya, sehingga akan membuat kerugian berdampak kepada diri sendiri, serahkan semuanya kepada kepolisian,” pungkasnya.

- Advertisement -
- Advertisement -

Kuliner Bandung #DirumahAja

Keiko Food: Tetap Bisa Menikmati Suki Dimana Saja

KULINER, infobdg.com - Setelah sekian lama mimin nggak makan yang berkuah, gurih, dan juga pedas, akhirnya sekarang kesampaian juga. Mimin kemarin habis coba menu suki...

Troistan: Stok Dessert Kekinian Walau #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Ingin dessert kekinian yang bisa disimpan di lemari es dan bisa dimakan kapan aja? Troistan ini cocok banget buat stok dessert-nya...

Bacikom: Nikmati Baso Aci Instan Saat #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung lagi kangen jajan baso aci nggak nih? Mimin mau kasih tahu baso aci instan yang bisa Wargi Bandung nikmati...