- Advertisement -

Pernah Kontak Dengan Penderita Covid? Tak Perlu Panik, Ini Penjelasan Dinkes

Berita Lainnya

Kesadaran Warga Pakai Masker Meningkat, Pelanggaran Prokes di Kota Bandung Terus Menurun

BANDUNG, infobdg.com - Kesadaran masyarakat Kota Bandung akan protokol kesehatan, khususnya penggunaan masker, mulai meningkat. Hal tersebut terlihat dari jumlah pelanggaran yang kian hari...

PT KAI: Pelanggan KA Jarak Jauh Wajib Menunjukkan Hasil Rapid Test Antigen

BANDUNG, infobdgcom - Mulai 26 Januari s.d 8 Februari 2021, pelanggan KA Jarak Jauh diharuskan untuk menunjukkan surat keterangan hasil pemeriksaan GeNose Test atau...

Dua Pekan PSBB di Bandung, 31 Pelaku Usaha Disegel dan Didenda

BANDUNG, infobdg.com - Pelaksanaan PSBB Proporsional Kota Bandung memasuki pekan kedua. Selama itu, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung telah menindak 31 pelaku usaha....

Nikmatnya Menu Baru dan Promo di Nara Park

BANDUNG, infobdg.com - Kalau main-main ke arah Bandung utara paling enak memang datang ke tempat makan dengan suasana hijau dan terbuka. Selain menikmati kulinernya,...

BANDUNG, infobdg.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung mengimbau Wargi Bandung agar tetap tenang dan jangan terlalu panik ketika mengetahui orang terdekatnya telah terpapar Covid-19. Mari cermati terlebih dahulu mengenai makna dari “kontak erat”.

- Advertisement -

Foto: Humas Kota Bandung

Dijelaskan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Bandung, Rosye Arosdiani, kontak erat yang dimaksud dalam kasus Covid-19 ini memiliki kriteria tertentu. Mulai dari jarak dan waktu minimum saat berinteraksi.

“Kontak erat itu jika kita ada kontak atau berdekatan dengan jarak 1 meter atau kurang dengan kurun waktu lebih dari 15 menit. Atau bersentuhan secara fisik,” terang Rosye, Jumat (8/1)

Apabila sudah masuk kategori kontak erat, Rosye menganjurkan untuk segera melapor ke puskesmas terdekat sesuai domisilinya. Setelah itu, baru melakukan karantina mandiri selama 14 hari guna mencegah sumber penularan baru. Jika dalam kurun waktu 14 hari tersebut Wargi Bandung merasakan sejumlah gejala yang mengarah pada Covid-19, maka segeralah datang kembali ke puskesmas untuk pemeriksaan.

“Jika bergejala dilaksanakan pemeriksaan swab. Kemudian jika hasilnya negatif maka tetap melaksanakan karantina,” kata Rosye.

Ia mengungkapkan, meski hasil pemeriksaan negatif, warga diimbau tetap melakukan karantina mandiri dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Warga tak boleh abai bahkan harus semakin disiplin protokol kesehatan meski berstatus negatif.

“Kalau positif, sudah pasti kita ditindaklanjuti. Justru yang hati-hati itu yang negatif. Karena bisa jadi lambat munculnya dan tidak pas awal. Oleh karenanya harus dipantau oleh puskesmas,” tandasnya.

- Advertisement -
703,801FollowersFollow
2,520,675FollowersFollow
41,450SubscribersSubscribe
- Advertisement -

Kuliner Bandung

Nikmatnya Menu Baru dan Promo di Nara Park

BANDUNG, infobdg.com - Kalau main-main ke arah Bandung utara paling enak memang datang ke tempat makan dengan suasana hijau dan terbuka. Selain menikmati kulinernya,...

Rumah None, Café Spesialis Kebab, Dimsum, dan Cake!

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung, ada café baru nih di daerah Kopo! Cocok banget jadi tempat nongkrong bareng temen-temen, namanya Rumah None. Wajib banget...

Ini Makanan yang Bisa Tingkatkan Imun Tubuh

BANDUNG, Infobdg - Kesehatan merupakan hal yang paling penting, apalagi di masa pandemi seperti sekarang. Sistem kekebalan imun bisa saja naik ataupun turun tergantung...
- Advertisement -