PGN Edukasi Pelaku UMKM tentang Penggunaan Gas Bumi yang Aman dan Efisien

Berita Lainnya

BOJONEGORO, infobdg.com – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) Area Bojonegoro mengedukasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengenai penggunaan gas bumi secara aman dan optimal. Edukasi ini menjadi bagian dari upaya PGN memperkuat pemahaman pelaku usaha terkait keselamatan penggunaan gas bumi sekaligus mendorong efisiensi energi bagi sektor UMKM.

Kegiatan bertajuk Sinergi Bersama PGN Area Bojonegoro: Wujudkan UMKM Tangguh, Hemat Energi, dan Berdaya Saing tersebut digelar di Hotel Eastern, Bojonegoro. Peserta berasal dari berbagai sektor usaha, mulai dari pelaku UMKM, restoran, laundry hingga anggota Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI).

Dalam kegiatan tersebut, PGN memberikan edukasi mengenai karakteristik gas bumi, budaya keselamatan, hingga langkah penanganan awal apabila terjadi indikasi kebocoran pada instalasi gas. Pelaku usaha juga diingatkan untuk menjaga kondisi instalasi dengan memastikan pipa gas berada pada jarak aman dari sumber api dan instalasi listrik, memiliki ventilasi yang baik, serta menempatkan meteran di lokasi yang aman.

Area Head PGN Bojonegoro, Faishal Arief, mengatakan edukasi tersebut merupakan bentuk pendampingan kepada pelanggan agar dapat memanfaatkan gas bumi secara aman dalam aktivitas usahanya.

“Kami ingin terus mendampingi pelaku usaha. Jika terjadi kendala pada instalasi pipa gas, pelanggan dapat segera menutup keran gas, lalu menghubungi Pertamina Call Center 135 atau layanan resmi WhatsApp PGN agar tim teknis dapat memberikan penanganan sesuai standar keselamatan,” ujar Faishal.

Ia menjelaskan, penggunaan jaringan gas (jargas) dinilai lebih praktis karena energi disalurkan langsung melalui jaringan pipa menuju kompor maupun peralatan produksi. Dengan sistem tersebut, pelaku usaha tidak lagi perlu mengganti tabung gas secara berkala sehingga aktivitas operasional menjadi lebih efisien dan area kerja lebih tertata.

Faishal juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro atas dukungan dalam pengembangan penggunaan gas bumi di daerah.

“Kami berterima kasih kepada Disdagkop UM serta Bagian Perekonomian dan SDA Pemkab Bojonegoro yang terus bersinergi menciptakan iklim usaha yang lebih maju sekaligus mendukung transisi menuju energi yang berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan Disdagkop UM Kabupaten Bojonegoro, Yuri Nur Rahmawati, menyebut masyarakat dan pelaku usaha di Bojonegoro masih menantikan perluasan layanan jaringan gas PGN.

“Kami berharap jaringan gas PGN dapat terus diperluas karena pasokannya stabil dan sangat mendukung kebutuhan para pelaku usaha,” ujarnya.

Respons positif juga datang dari Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Bojonegoro, Sri Artiningsih. Menurutnya, gas bumi memberikan banyak keuntungan bagi pelaku usaha karena lebih hemat, praktis, tersedia selama 24 jam, serta lebih ramah lingkungan.

Selain edukasi mengenai keselamatan penggunaan gas bumi, kegiatan tersebut juga menghadirkan materi mengenai pengembangan usaha. Dimas Setiawan dari Dewan Asosiasi Laundry Indonesia memaparkan potensi bisnis laundry di Bojonegoro sekaligus berbagi strategi meningkatkan efisiensi operasional melalui pemanfaatan gas bumi sebagai sumber energi.***

Ikuti update artikel pilihan lainnya dari kami di WhatsApp Channel dan bergabung ke Komunitas WA Infobdg untuk berbagi informasi cepat