BANDUNG, infobdg.com – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Subholding Gas Pertamina tersebut berhasil meraih penghargaan Best Companies to Work for in Asia 2026 – Indonesia Chapter dalam ajang HR Asia Awards 2026 yang digelar di Jakarta.
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas upaya PGN dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, profesional, dan mendukung pengembangan karyawan. Capaian tersebut juga mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam menjalankan transformasi sumber daya manusia (SDM) untuk menopang pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PGN, Rachmat Hutama, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil dari komitmen perusahaan dalam membangun budaya kerja berstandar global sekaligus memperkuat keterlibatan karyawan di seluruh lini organisasi.
“Penghargaan ini merupakan apresiasi atas komitmen PGN dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan profesional dengan standar global, sekaligus membangun employee engagement yang kuat di seluruh lini perusahaan,” ujar Rachmat.
Menurutnya, transformasi bisnis hanya dapat berjalan optimal jika didukung oleh pekerja yang adaptif, memiliki keterikatan tinggi terhadap perusahaan, dan mendapatkan kesempatan untuk terus berkembang.
Sebagai bagian dari strategi pengembangan SDM, PGN menjalankan berbagai program peningkatan kompetensi, pengembangan kepemimpinan, hingga penyediaan ruang kolaborasi dan inovasi. Langkah tersebut ditujukan untuk menyiapkan talenta yang mampu menjawab tantangan industri energi yang terus berkembang.
Dalam proses penilaian HR Asia Awards 2026, PGN dinilai berhasil menerjemahkan visi perusahaan ke dalam kebijakan pengelolaan SDM yang terarah. Hal itu didukung oleh Employee Value Proposition (EVP) yang kuat serta transformasi human capital yang terintegrasi.
Salah satu program unggulan yang menjadi perhatian adalah Human Capital Unggul, sebuah inisiatif yang menghubungkan strategi bisnis dengan pengembangan SDM secara menyeluruh. Program ini didukung sistem pengelolaan talenta berbasis data dan pengembangan kepemimpinan melalui pendekatan 70 persen assignment, 20 persen coaching, dan 10 persen training.
PGN juga mengimplementasikan program Learning Academy dan succession planning guna mempersiapkan calon pemimpin perusahaan di masa mendatang. Selain itu, budaya perusahaan terus diperkuat melalui penerapan Living Core Values yang dilakukan secara terukur dan berkelanjutan.
Upaya tersebut diperkuat dengan hubungan industrial yang harmonis serta digitalisasi sistem human capital untuk meningkatkan efisiensi sekaligus mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
Saat ini, PGN Group memiliki lebih dari 2.700 pekerja yang tersebar di berbagai wilayah operasional. Perusahaan mencatat tingkat perputaran karyawan (turnover rate) sebesar 3,14 persen pada 2025, yang menunjukkan tingkat retensi dan keterikatan pekerja yang relatif baik.
Transformasi SDM yang dijalankan PGN mencakup pengembangan talenta, integrasi budaya perusahaan, digitalisasi, peningkatan operational excellence, hingga penguatan aspek keberagaman dan inklusivitas. Seluruh upaya tersebut dilakukan untuk membangun organisasi yang lebih tangguh dan adaptif menghadapi perubahan di masa depan.
Rachmat menegaskan, strategi pengelolaan SDM PGN akan terus diarahkan untuk menciptakan organisasi berkinerja tinggi, meningkatkan produktivitas, mendukung agenda keberlanjutan, serta memperkuat digitalisasi sistem SDM secara terintegrasi.
“Secara keseluruhan, strategi pengelolaan SDM PGN diarahkan untuk mewujudkan high performance organization, memastikan kesiapan talenta masa depan, meningkatkan produktivitas, mendukung agenda ESG, serta memperkuat digitalisasi sistem SDM secara terintegrasi,” tutupnya.***

