- Advertisement - Bapenda Bandung

Seni dan Kota, Urban Moments Sajikan 132 Karya di GREY Art Gallery

Berita Lainnya

- Advertisement - Bapenda Bandung

BANDUNG, infobdg.com – GREY Art Gallery menjadi saksi gelaran pameran seni kontemporer Urban Moments yang menyoroti kehidupan urban melalui eksplorasi visual. Pameran ini menghadirkan 132 karya dari 69 seniman lokal dan internasional yang menggali interaksi sosial, estetika budaya populer, serta identitas subkultur dalam lanskap perkotaan.

Kurator Urban Moments, Angga A. Atmadilaga dan Chamid N. Dwaji, menjelaskan bahwa pameran ini tidak hanya menampilkan karya seni, tetapi juga menawarkan perspektif sosiologis terhadap hubungan antara seniman dan lingkungan sosialnya.

“Karya-karya ini lahir dari observasi terhadap dinamika ruang kota sebagai tempat berbagai identitas bertemu, bertransformasi, dan menciptakan simbol-simbol baru yang mencerminkan realitas urban masa kini,” ujar Angga.

Eksplorasi Visual dalam Tiga Kategori

Dalam pameran ini, karya-karya yang dipamerkan terbagi dalam tiga kategori utama:

Ruang Publik dan Interaksi Sosial
Kategori ini menampilkan seni jalanan, mural, dan instalasi interaktif yang mengajak pengunjung untuk merespons dinamika perkotaan. Karya dari ACT MOVE, Arya Sudrajat, Bujangan Urban, Lucas and Sons, Sicovecas, dan XGO menyoroti seni sebagai alat komunikasi yang membangun kesadaran sosial.


Estetika Budaya Populer

Terinspirasi dari dunia film, musik, mode, hingga ikon digital, kategori ini mengkritisi komodifikasi budaya sambil merangkai ulang simbol populer dalam konteks yang lebih reflektif. Seniman seperti Bogiman, Bronto, Debby Dbay, Mr. Aditya, dan Toni Masdiono menghadirkan elemen-elemen budaya urban dalam karya mereka.

Identitas dan Subkultur Urban
Karya-karya dalam kategori ini mengangkat isu keberagaman, marginalisasi, dan perlawanan terhadap norma sosial. Seniman seperti Cahaya Novan, Derry Smbiring, Faisal Al-Zaki X Street Art Dakwah, dan Tina Wahyuningsih menampilkan seni sebagai medium untuk menyuarakan narasi yang sering terabaikan.

Pameran ini juga menyoroti bagaimana simbol-simbol visual dapat menjadi bahasa universal yang menjembatani berbagai latar belakang sosial dan budaya. Elemen dari musik, film, mode, dan iklan digunakan sebagai medium ekspresi untuk menyampaikan pesan sosial dan personal.

“Urban Moments adalah perayaan visual yang melampaui batasan tradisional seni, merangkul dinamika budaya kota, dan mengajak kita melihat dunia dari perspektif berbeda,” kata Chamid.

Pameran ini terbuka untuk umum mulai 25 Maret 2025 di GREY Art Gallery, Bandung.***

Ikuti update artikel pilihan lainnya dari kami di WhatsApp Channel dan bergabung ke Komunitas WA Infobdg untuk berbagi informasi cepat