Tak Ikuti Aturan PSBB, Tiga Pusat Perbelanjaan di Bandung Disegel Gugus Tugas Covid-19

Berita Lainnya

Pemkot Bandung Pastikan JPS Adil dan Tepat Sasaran

BANDUNG, infobdg.com - Agar masyarakat Kota Bandung bisa terbantu di tengah pandemi, penyaluran Jaring Pengaman Sosial (JPS) harus tepat dan adil. Hal itu...

Kota Bandung Belum Izinkan Penyelenggaraan Kompetisi Olahraga

BANDUNG, infobdg.com - Kegiatan olahraga yang melibatkan massa besar belum bisa dilaksanakan di Kota Bandung. Hal ini ditegaskan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, mengingat...

Pemkot Bandung Apresiasi Kesiapan Mall Hadapi AKB

BANDUNG, infobdg.com - Secara keseluruhan, Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna, menilai pengelola ma dan pusat perbelanjaan telah siap menghadapi Adaptasi...

Terapkan Protokol Kesehatan, Shalat Jumat di Masjid Al Ukhuwah Khusyu

BANDUNG, infobdg.com - Setelah lama tak gelar shalat berjamaah akibat pandemi virus Corona, pada Jumat (5/6) akhirnya Masjid Al Ukhuwah kembali laksanakan shalat Jumat...

BANDUNG, infobdg.com – Pemerintah akan menindak tegas pelanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Bandung. Seperti hari ini, Jumat (22/5), Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna, menyegel langsung area non pangan di tiga pusat perbelanjaan di Kota Bandung, yakni Yogya Antapani, Yogya Katamso, dan Riau Junction.

Humas Kota Bandung

Ema menegaskan, pada masa PSBB hingga 29 Mei nanti, toko yang diperbolehkan beroperasi yaitu yang hanya menyediakan bahan pangan, obat-obatan, layanan perbankan, dan toko bahan bangunan.

“Selama yang dijualnya sesuai aturan, silahkan. Tapi kalau untuk baju, piring, kosmetik, saya tutup. Saya yakin walaupun belum ke Yogya Kepatihan, tetapi karena satu manajemen, saya kira bisa jadi mengikuti,” beber Ema, Jumat (22/5).

Ia pun memastikan, pihaknya akan terus mengawasi pusat perbelanjaan tersebut. Apabila tetap membandel, maka penyegelan bangunan akan dilakukan secara keseluruhan.

“Saya tugaskan orang kecamatan dan orang Disdagin itu setiap hari harus piket. Kalau melanggar maka tindakan berikutnya yang akan ditutup itu gedungnya,” imbuhnya.

Bahkan, Ema mengancam akan menahan rekomendasi perpanjangan Izin Usaha Pusat Perbelanjaan (IUPP) atau sekalian mencabut izinnya.

“Kalau membandel, sesuai Perwal 29 Tahun 2020, saya perintahkan Kadisdagin kalau ini membandel jangan direkomendasikan perpanjangan IUPP dan cabut izinnya. Itu aturan yang ada,” tegas dia.

- Advertisement -
- Advertisement -

Kuliner Bandung #DirumahAja

Keiko Food: Tetap Bisa Menikmati Suki Dimana Saja

KULINER, infobdg.com - Setelah sekian lama mimin nggak makan yang berkuah, gurih, dan juga pedas, akhirnya sekarang kesampaian juga. Mimin kemarin habis coba menu suki...

Troistan: Stok Dessert Kekinian Walau #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Ingin dessert kekinian yang bisa disimpan di lemari es dan bisa dimakan kapan aja? Troistan ini cocok banget buat stok dessert-nya...

Bacikom: Nikmati Baso Aci Instan Saat #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung lagi kangen jajan baso aci nggak nih? Mimin mau kasih tahu baso aci instan yang bisa Wargi Bandung nikmati...