- Advertisement -

Video Mapping “NAARADEWA” di Peringatan HUT Jabar Ke-69

Berita Lainnya

- Advertisement -

BANDUNG, infobdg.com – Untuk ke-empat kalinya Sembilan Matahari dipercaya untuk memeriahkan acara pesta rakyat dalam memperingati HUT Jawa Barat ke-69 pada tanggal 19 – 20 September 2014. Seperti tahun – tahun sebelumnya, Sembilan Matahari akan mempertunjukan Video Mapping-nya yang spektakuler. Studio kreatif multidisiplin yang berbasis di kota Bandung ini sudah mempersiapkan pertunjukan Video Mapping yang berbeda dengan penyelenggaraan di tahun-tahun sebelumnya. Konsep bercerita tidak lagi monolog di Video Mapping kali ini, akan ada interaksi dialog antara penonton dengan tokoh/karakter animasi yang hadir di dalam pertunjukan.

sdf

Video Mapping tahun ini berjudul “NAARADEWA” yang lahir dari filosofi hidup masyarakat tatar Parahyangan berkaitan dengan hubungan manusia dengan alam, Tuhan, dan sesama mahluk hidup. Leluhur kita telah menanamkan nilaiakan pentingnya menjaga kesehatan alam karena dipercaya apabila dirawat serta dipelihara dengan baik maka kita sebagai manusia akan menuai manfaat yang maksimal.

sadf “NAARADEWA”  akan mengisahkan petualangan Naara dalam usahanya memulihkan keadaan sungai Ci Tarum. Dalam perjalanannya melewati alam liar gunung Tangkuban Perahu, Naara bertemu dengan mahluk – mahluk buas yang berwujud monster. Petualangan Naara diakhiri dengan sebuah teka-teki yang apabila gagal dipecahkan akan mengakibatkan hilangnya keberadaan Tarum. Keberhasilannya menyelamatkan Tarum membuatnya dianugerahi kekuatan energi air untuk menjaga dan melindungi kehidupan sungai, ia pun kemudian dinobatkan sebagai Naaradewa, yang berarti penjaga Ci Tarum.

 DON’T FEEDTHE ‘MONSTER’

 Don’t Feed the ‘Monster’ adalah tagline yang digunakan oleh Sembilan Matahari sebagai salah satu upaya meningkatkan kesadaran masyarakat agar menghentikan kegiatan pembuangan sampah ke sungai. Pembuangan limbah, baik itu limbah industri ataupun rumah tangga, terbukti menyebabkan terjadinya perubahan genetik terhadap mahluk hidup yang terdapat di sungai.

sad

Mengambil sudut pandang berbeda dalam pelarangan aktifitas pembuangan sampah diharapkan dapat menarik perhatian masyarakat dan memberi pemahaman baru akan akibat dari aktifitas tersebut. Monster yang hidup di sungai dapat bertahan karena kita secara disadari atau tidak, terus menerus memberikan mereka makanan dalam bentuk sampah. Maka marilah kita berhenti memberi makan monster – monster tersebut dengan berhenti membuang sampah ke dalam sungai.

Penasaran dengan kelanjutan cerita sang “NAARADEWA” melawan para monster sungai? Wargi Bandung semua bisa datang menyaksikan seluruh cerita Video Mapping “NAARADEWA” di Gedung Sate, tanggal 20 September 2014. Jangan sampai ketinggalan menyaksikan Video Mapping-nya Sembilan Matahari yang sudah pasti bakalan keren. ^^

- Advertisement -
710,024FollowersFollow
2,517,657FollowersFollow
41,450SubscribersSubscribe
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisement -

Kuliner Bandung

- Advertisement -