BANDUNG, infobdg.com – Kota Bandung tengah diramaikan dengan hadirnya Tempat Nasi Gratis (TNG) yang menyediakan pasokan nasi bungkus setiap harinya dengan slogan “Siapapun boleh mengambil, Siapapun Boleh Mengisi”. Baru dua pekan beroperasi, TNG sudah mendapatkan antusiasme yang sangat tinggi dari warga kota Bandung.

Tempat Nasi Gratis (TNG) di Bandung ini direalisasikan oleh Rochsan Rudhyanto, lelaki berusia 59 tahun yang juga merupakan seorang Dosen dari salah satu perguruan tinggi swasta di kota Bandung. Rochsan mengatakan, ide mengenai Tempat Nasi Gratis ini memang sudah ada sebelumnya di tempat lain, lalu ia bersama teman-temannya berinisiatif untuk merealisasikan Tempat Nasi Gratis ini di kota Bandung.

“Saya mendapatkan ide itu pada saat ada seorang teman yang berbagi informasi tentang posting-an tempat nasi gratis, kemudian saya share ke teman-teman dan mendapatkan respon positif sehingga saya dan teman-teman sepakat untuk membuat tempat nasi gratis di Bandung,” kata Rochsan saat ditemui tim Infobdg, Kamis (8/11).

TNG pertama terelealisasi pada 25 Oktober 2018 yang berlokasi tidak jauh dari stasiun radio swasta di Jalan Burangrang. Rochsan sangat tidak menyangka antusiasme warga Bandung sangat tinggi. Setiap harinya, ada saja orang yang berbaik hati mengisi etalase TNG yang ia buat. Tidak hanya itu, sejak viralnya TNG di media sosial, semakin banyak pihak yang menghubungi Rochsan untuk dapat berbagi kebaikan melalui TNG. Akhirnya, Rochsan pun turut andil dalam penyediaan stok nasi bungkus setiap harinya. Ia memberdayakan para pengusaha kecil yang bergerak di bidang catering untuk menyediakan nasi bungkus yang akan disimpan di TNG.

Sampai saat ini, sudah ada tiga etalase TNG di kota Bandung selain di Jalan Burangrang, yakni etalase kedua di Jalan Tatar Wangsakerta, Kota Baru Parahyangan, dan etalase ketiga di Jalan Cibodas Raya, Antapani Kidul. Masing-masing TNG di tiga lokasi tersebut dikelola oleh koordinator yang sebelumnya telah bekerja sama dengan pihak Rochsan.

Ada yang menarik dari TNG di kota Bandung ini. Dengan slogan “Siapapun Boleh Mengambil, Siapapun Boleh Mengisi”, Rochsan menjelaskan, TNG bebas diambil maupun diisi oleh siapapun, dari kalangan apapun, tanpa pandang bulu.

“TNG sebagai sebuah sarana untuk berbagi kebaikan karena kita punya slogan Siapapun Boleh Mengambil, Siapapun Boleh Menyimpan, siapa saja ya siapapun kami tidak menentukan batas kaumnya. Saya bilang siapapun yang lapar itu tidak pilih-pilih orang,” tutur Rochsan.

Selain nasi bungkus, etalase TNG juga diisi dengan macam-macam roti dan air mineral. Biasanya, etalase TNG mulai diisi pukul 10.00 menjelang jam makan siang dan akan habis sekitar pukul 15.00. Jadi, buat Wargi Bandung yang ingin berbagi kebaikan melalui TNG yang saat ini sudah hadir di tiga titik lokasi kota Bandung, bisa berpartisipasi dengan menyumbangkan nasi bungkus, roti, maupun air mineral.  Rochsan juga mempersilakan apabila ada pihak-pihak yang ingin membuka TNG serupa, asalkan dapat di kordinasi dengan baik.

Ingin berpatisipasi? Infobdg mengadakan penggalangan dana untuk pembuatan TNG di 3 titik di Kota Bandung,

Silahkan klik link berikut: Saya Mau Ikutan

SUBSCRIBE INFOBDG TV