Zona Merah di Jabar Alami Penurunan Dalam Sepekan

Berita Lainnya

Pemkot Bandung Rencanakan Pasar Kreatif Jadi Agenda Tahunan

BANDUNG, infobdg.com - Melihat prospek gerakan Pasar Kreatif yang sudah terlaksana di delapan mall, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berencana menjadikan Pasar Kreatif sebagai agenda...

Jumlah Tes CPR Jabar Penuhi Standar WHO

BANDUNG, infobdg.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melaporkan, bahwa pengetesan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) yang dilakukan di Jabar sudah memenuhi standar Organisasi...

Brand Lokal Amble dan Wallts Kolaborasi Ciptakan Produk Bertema Anti-Bullying & Self Love

FASHION, infobdg.com - Sebagai gerakkan perlawanan atas maraknya social bullying yang terjadi saat ini, dua brand fashion lokal asal Bandung, Amble dan Wallts Wallet,...

Simulasi Vaksinasi Covid-19 Tahap I di Jabar Bakal Digelar Pekan Ini

BANDUNG, infobdg.com - Dalam rangka merespons masuknya vaksin tahap pertama yang dibeli oleh pemerintah pusat dari tiga produsen vaksin yaitu Sinovac Biotech, Sinopharm, dan...

BANDUNG, infobdg.com – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengungkapkan, jumlah zona merah (risiko tinggi) di Jabar telah mengalami penurunan berdasarkan data periode 5-10 Oktober 2020.

Foto: Humas Jabar

Ridwan Kamil yang juga Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar mengatakan, pekan sebelumnya masih ada lima zona merah, sedangkan di pekan ini turun menjadi tiga zona merah, diantaranya Kabupaten Karawang, Kabupaten Kuningan, dan Kabupaten Bekasi.

“Kasus-kasus dan angka yang dilaporkan jauh lebih baik dari sebelumnya. Pertama kalinya di Jabar hanya ada tiga wilayah zona merah,” kata Kang Emil, sapaan akrabnya, Selasa (13/10).

Adapun jumlah kasus harian Covid-19 di Jabar dalam dua pekan terakhir ini masih fluktuatif di kisaran angka 500 kasus, dengan angka terendahnya pada 4 dan 10 Oktober 2020 yang masing-masing yakni 248 kasus dan 268 kasus.

Kang Emil mengungkapkan, penyebaran kasus di Kabupaten Karawang timbul pada klaster industri dan rumah tangga, sementara penyebaran di Kabupaten Kuningan timbul pada klaster pesantren.

Wilayah Bodebek (Bogor-Depok-Bekasi) pun kini hanya tersisa satu zona merah, yakni di Kabupaten Bekasi. Sedangkan di kawasan Bandung Raya pada pekan ini sudah tidak ada lagi zona merah.

“Saya bergembira zona merah (di Jabar) semakin sedikit. contohnya di wilayah Bandung Raya yang tadinya (Kota Bandung dan Kabupaten Bandung Barat) zona merah, kini sudah jadi zona orange (risiko sedang),” terang kang Emil.

Terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi di DKI Jakarta, Kang Emil menegaskan bahwa wilayah Bodebek di Jabar ini akan menyesuaikan kebijakan dengan ibu kota.

“Jika ada perubahan di ibu kota, maka wilayah Bodebek akan langsung menyesuaikan,” pungkasnya.

- Advertisement -
- Advertisement -

Kuliner Bandung #DirumahAja

Keiko Food: Tetap Bisa Menikmati Suki Dimana Saja

KULINER, infobdg.com - Setelah sekian lama mimin nggak makan yang berkuah, gurih, dan juga pedas, akhirnya sekarang kesampaian juga. Mimin kemarin habis coba menu suki...

Troistan: Stok Dessert Kekinian Walau #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Ingin dessert kekinian yang bisa disimpan di lemari es dan bisa dimakan kapan aja? Troistan ini cocok banget buat stok dessert-nya...

Bacikom: Nikmati Baso Aci Instan Saat #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung lagi kangen jajan baso aci nggak nih? Mimin mau kasih tahu baso aci instan yang bisa Wargi Bandung nikmati...