75.000 Pelaku Usaha Mikro dan Ultra Mikro di Bandung Bakal Dapat Bantuan dari Dinas KUKM

Berita Lainnya

Jelang September Akhir, Jabar Catat Lebih Dari 600 Ribu Pelanggaran Protokol Kesehatan

BANDUNG, infobdg.com – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melaporkan, bahwa hingga 26 September 2020 terdapat sebanyak 637.102 pelanggaran protokol kesehatan, baik dari perorangan maupun...

7 Daerah di Jabar Capai Target Pengetesan PCR

BANDUNG, infobdg.com – Sebanyak tujuh kota di Provinsi Jawa Barat telah mencapai target pengetesan Covid-19 dengan uji usap metode Polymerase Chain Reaction (PCR) sesuai...

Skybridge Stasiun Bandung Resmi Dibuka

BANDUNG, infobdgcom - PT Kereta Api Indonesia (Persero) meresmikan pembangunan Skybridge Stasiun Bandung yang bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pelanggan saat berpindah peron...

HUT Kota Bandung, Grab Ajak UMKM Berdigitalisasi Lewat Program “BRAGA”

BANDUNG, infobdg.com - Grab Indonesia turut memperingati Hari Jadi Kota Bandung (HJKB) ke-210 dengan menghadirkan program spesial Bandung Raoseun Ala Grab (BRAGA). Dalam program BRAGA,...

BANDUNG, infobg.com – Pemerintah Pusat melalui Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menyalurkan bantuan kepada 75.000 pelaku usaha mikro dan ultra mikro di Kota Bandung.

Bantuan tersebut berupa pembiayaan senilai Rp 2,4 Juta bagi setiap pelaku usaha. Dikatakan Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah Kota Bandung, Atet Dedi Handiman, bahwa saat ini pihaknya terus berupaya mendata dan menyosialisasikan rencana tersebut kepada para pelaku usaha mikro dan ultra mikro.

Atet berujar, bantuan ini merupakan bagian dari salah satu program pemulihan ekonomi bagi Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Bandung saat pandemi Covid-19.

“Target Kota Bandung untuk bantuan ini 75.000 pelaku usaha mikro dan ultra mikro yang akan mendapatkan bantuan pembiayaan secara hibah. Sampai saat ini per tanggal 4 agustus tercatat 2.375 pelaku usaha yang telah mendaftar,” ungkap Atet, Rabu (5/8).

Sementara mengenai kriteria yang akan mendapatkan bantuan tersebut, Atet menjelaskan, bahwa pelaku usaha mikro dan ultra mikro harus memenuhi setidaknya empat persyaratan.

“Pelaku usaha tidak berbadan hukum, tidak akses kredit ke bank atau lembaga pembiayaan, bukan wajib pajak dan bukan usaha di bidang industri manufaktur. Selain itu, memiliki usaha kegiatan mandiri dan memiliki rekening tabungan per juni kurang dari Rp 2 Juta,” jelas Atet.

Pendaftaran bagi pelaku usaha dibuka hingga 31 Agustus 2020. Jumlah yang mendaftar sebagai penerima bantuan pembiayaan selanjutnya akan dilakukan kurasi atau verifikasi oleh Pemprov Jabar.

Bantuan ini hanya difokuskan untuk usaha mikro dan ultra mikro. Untuk itu, diimbau bagi pelaku usaha mikro dan ultra mikro untuk mendaftar sebagai penerima bantuan pembiayaan.

“Pendaftaran dapat dilakukan melalui email dan aplikasi Whatsapp ataupun bisa langsung datang ke kantor Dinas KUKM Kota Bandung di Jalan Kawaluyaan No 2,” terangnya.

Nomor telepon yang bisa dihubungi melalui aplikasi Whatsapp yaitu 081214056981 (Yayat Priyatna).

- Advertisement -
- Advertisement -

Kuliner Bandung #DirumahAja

Keiko Food: Tetap Bisa Menikmati Suki Dimana Saja

KULINER, infobdg.com - Setelah sekian lama mimin nggak makan yang berkuah, gurih, dan juga pedas, akhirnya sekarang kesampaian juga. Mimin kemarin habis coba menu suki...

Troistan: Stok Dessert Kekinian Walau #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Ingin dessert kekinian yang bisa disimpan di lemari es dan bisa dimakan kapan aja? Troistan ini cocok banget buat stok dessert-nya...

Bacikom: Nikmati Baso Aci Instan Saat #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung lagi kangen jajan baso aci nggak nih? Mimin mau kasih tahu baso aci instan yang bisa Wargi Bandung nikmati...