BANDUNG, infobdg.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama dengan Perum Perumnas Samesta Pasadana telah meresmikan proyek pembangunan 2800 unit hunian baru di Kawasan Bandung Timur.
Dalam sebuah konferensi pers di Gedung Sate Bandung pada Selasa (30/4), Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Diskimrun) Provinsi Jawa Barat, Indra Maha, menyatakan dukungan penuh terhadap proyek ini.
“Saya yakin semua peraturan yang disyaratkan sudah dipenuhi oleh Perumnas, sehingga tidak akan ada persoalan hukum dikemudian hari, dan hal tersebut bisa menjadi contoh bagi pengembang lainnya terkait legal hukum, pembangunan fasum dan lainnya,” ujar Indra Maha.
Menurut Indra Maha, pembangunan hunian baru ini merupakan langkah penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat. Dia menekankan pentingnya konsep terpadu dalam pembangunan hunian, yang mencakup aspek-aspek seperti kesehatan, transportasi, pendidikan, dan lingkungan.
Aditiya Prio Singgih, Project Director Perum Perumnas Bandung 2, juga menegaskan pentingnya pembangunan hunian baru di Kawasan Bandung Timur.
“Ada potensi permintaan akan hunian baru di Kawasan Bandung Timur yang tinggi, seiring dengan pembangunan sejumlah infrastruktur pendukung di kawasan tersebut,” kata Aditiya.
Proyek ini, yang dikenal dengan nama Semesta Pasadana, memiliki luas 41 hektar dan terletak di pinggir jalan raya Provinsi area Majalaya – Cicalengka. Lokasinya sangat strategis, mudah diakses oleh transportasi massal, dan hanya berjarak sekitar 1 kilometer dari rencana exit tol Majalaya.
Dari total 2800 unit rumah yang dibangun, 1400 di antaranya merupakan rumah subsidi, sementara 1400 lainnya adalah rumah unit promosi. “Kami persiapkan sebagai pendorong ekonomi area sana, pasar mana pun yang bisa diperhitungkan di wilayah sana kita berikan keleluasaan,” ungkap Aditiya.
Pengamat Ekonomi dari Universitas Pajajaran, Wardana, pun menjelaskan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memajukan ekonomi di kawasan timur Bandung guna mengimbangi pertumbuhan di pusat Kota Bandung.
“Kawasan Bandung Timur sangat memungkinkan untuk dikembangkan karena merupakan pintu gerbang dari banyak proyek infrastruktur transportasi. Di kawasan ini juga tengah gencar pembangunan berbagai fasilitas bagi masyarakat termasuk perumahan,” tambah Wardana.
Dengan adanya proyek pembangunan hunian baru ini, diharapkan dapat meningkatkan sebaran penduduk dan pemerataan ekonomi di Kawasan Bandung Timur serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat secara keseluruhan.

