Alun-alun Bandung Kembali Dibuka, Warga Bisa Botram dan Piknik

Berita Lainnya

BANDUNG, INFOBDG.com – Alun-alun Kota Bandung kembali dibuka untuk masyarakat mulai Senin (17/8/2026), bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Pembukaan kembali ruang terbuka publik tersebut diresmikan langsung oleh Wali Kota Bandung Muhammad Farhan setelah kawasan Alun-alun ditutup untuk evaluasi dan perbaikan sejak Januari 2026.

Kini, masyarakat sudah dapat kembali memanfaatkan taman Alun-alun Bandung setiap hari. Namun, Pemkot Bandung menetapkan jam operasional mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

Farhan mengatakan, penutupan sebelumnya dilakukan karena masih banyak keluhan masyarakat yang belum terselesaikan sejak akhir 2025 hingga awal 2026.

“Alhamdulillah hari ini kita sudah bisa meresmikan kembali alun-alun yang sejak Januari yang lalu saya evaluasi. Sekarang sudah siap,” ujar Farhan dalam keterangan tertulis, Selasa (18/8/2026) dilansir dari kompas.com.

Hanya Satu Pintu Masuk

Selain melakukan perbaikan fasilitas, Pemkot Bandung juga menyiapkan pola pengelolaan baru untuk menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban kawasan Alun-alun.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) bersama Kelurahan Balonggede diminta membentuk tim khusus yang bertugas menjaga kebersihan sekaligus mengedukasi masyarakat agar ikut merawat fasilitas publik tersebut.

Untuk akses masuk, sementara ini hanya satu pintu yang dibuka bagi masyarakat. Pengaturan teknisnya akan dilakukan oleh DPKP bersama pihak kelurahan.

“Pintu yang dibuka cuma satu. Itu nanti diatur secara teknis oleh DPKP dan oleh kelurahan. Demi keamanan dan ketertiban,” ujarnya.

PKL Dilarang Berjualan di Dalam Taman

Pemkot Bandung juga memastikan Pedagang Kaki Lima (PKL) tidak diperbolehkan berjualan di dalam area taman Alun-alun.

“PKL tidak boleh masuk ke dalam taman. Jelas, pasti,” tegas Farhan.

Sementara itu, PKL yang berada di luar kawasan taman akan diatur oleh pihak kelurahan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Warga Bisa Botram hingga Piknik

Dengan dibukanya kembali Alun-alun Bandung, Farhan mengajak masyarakat memanfaatkan ruang terbuka publik tersebut untuk berbagai kegiatan bersama keluarga maupun komunitas.

Masyarakat dapat bermain, berkumpul, botram hingga piknik di kawasan Alun-alun, selama tetap mengikuti aturan yang telah ditetapkan.

“Untuk masyarakat silakan manfaatkan ruang terbuka publik ini yang merupakan warisan dari para pendiri Kota Bandung untuk betul-betul dimanfaatkan sebagai ruang terbuka bersama-sama,” katanya.

“Bade ameng, bade botram, bade piknik mangga, tapi tetap ikuti peraturan,” tuturnya.

Farhan berharap Alun-alun Bandung dapat menjadi ruang publik yang terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kita ingin taman ini menjadi taman yang akan selalu membuat seluruh warga Bandung bahagia dan gratis,” ucapnya.

Berharap Tak Ditutup Lagi

Meski sudah kembali dibuka, masyarakat belum dapat menggunakan taman Alun-alun Bandung selama 24 jam.

Pemkot Bandung menetapkan jam operasional taman 08.00–16.00 WIB.

Farhan berharap pembukaan kali ini dapat berlangsung secara permanen selama tidak ada lagi persoalan yang membutuhkan perbaikan.

“Kenapa kemarin waktu itu ditutup? Karena dari Desember sama Januari banyak keluhan belum beres, maka saya tutup dulu, perbaiki,” jelasnya.

Setelah berbagai evaluasi dan perbaikan dilakukan, ia berharap masyarakat dapat ikut menjaga kondisi Alun-alun agar tetap nyaman digunakan.

“Kalau memang mudah-mudahan tidak ada lagi yang perlu diperbaiki maka kita akan permanen terus dibuka. Tapi jam 8 sampai jam 4 sore,” pungkas Farhan.

Ikuti update artikel pilihan lainnya dari kami di WhatsApp Channel dan bergabung ke Komunitas WA Infobdg untuk berbagi informasi cepat