BANDUNG, infobdg.com – Bekas galian kabel di sejumlah ruas jalan di Kota Bandung menjadi sorotan karena meninggalkan lubang yang dinilai membahayakan pengendara. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengakui kondisi tersebut dan meminta pengerjaan proyek dilakukan lebih rapi serta mengutamakan keselamatan masyarakat.
Farhan menjelaskan, proyek penurunan kabel udara ke bawah tanah memang membutuhkan proses penggalian. Namun, pelaksanaan di lapangan dinilai masih menyisakan pekerjaan yang kurang maksimal sehingga berdampak pada kondisi jalan.
“Penggalian memang tidak bisa dihindari karena proses penataan kabel harus dilakukan dengan menggali tanah. Tapi saya harus akui, pengerjaan di lapangan masih kurang rapi dan meninggalkan bekas yang bisa mengganggu bahkan berisiko menimbulkan kecelakaan,” ujar Farhan.
Ia menegaskan Pemerintah Kota Bandung akan memperketat pengawasan terhadap pengerjaan proyek utilitas tersebut. Farhan meminta seluruh pihak yang terlibat memastikan kondisi jalan kembali aman dan nyaman setelah proses pekerjaan selesai.
“Kita akan pastikan pengerjaan galian harus rapi dan aman, jangan sampai membahayakan masyarakat,” tegasnya.
Selain persoalan bekas galian kabel, Farhan juga menyoroti kondisi infrastruktur lain yang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah, seperti jalan berlubang, trotoar rusak, hingga saluran drainase yang bermasalah di beberapa wilayah Kota Bandung.
Ia meminta dinas terkait untuk segera melakukan perbaikan serta menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kondisi infrastruktur yang dinilai membahayakan pengguna jalan.

