Berpusat di Pangandaran, Gempa Bumi M5,9 Dirasakan di Beberapa Daerah Jabar

Berita Lainnya

MASATA Dorong Desa Wisata Jadi Sentra Tumbuhnya Pendapatan Baru di Indoensia

BANDUNG, infobdg.com - Mendukung pariwisata Indonesia yang berkelanjutan, Masyarakat Sadar Wisata (MASATA) menyelenggarakan focus group discussion (FGD) bertema "Pengembangan Desa Wisata Menuju 205 Desa...

Lembaga Pendidikan Bahasa Asing Polyglota Hadir Di Bandung

BANDUNG, Infobdg.com - Sekarang, memiliki kemampuan berbahasa asing sangat diperlukan. Selain menambah skill, fasih berbahasa asing pun bisa membuka peluang bisnis atau peluang-peluang lainnya....

Cegah Penyebaran Covid-19, Oded Keluarkan Inwal Penegakan Protokol Kesehatan

BANDUNG, infobdg.com - Sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Bandung, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial mengeluarkan Instruksi Wali Kota No 007 tahun...

Perketat Penanganan, Satgas Covid-19 Kota Bandung Bentuk 12 Tim Khusus

BANDUNG, infobdg.com - Untuk meminimalisir terjadinya penambahan covid-19 di Kota Bandung, Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung membentuk dua belas tim khusus. Dibentuknya tim...

PANGANDARAN, infobdg.com – Gempa bumi tektonik dilaporkan telah terjadi di wilayah Samudera Hindia Selatan Jawa pada Minggu (25/10) pagi, sekitar pukul 07.56 WIB.

Sumber: BMKG

Hasil analisis BMKG menunjukkan, bahwa gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M=5,5. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 8,2 LS dan 107,86 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 88 km arah Barat Daya Kota Pangandaran, Jawa Barat pada kedalaman 62 km.

Dikatakan Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas subduksi.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi ini jenis gempabumi menengah karena adanya subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault,” beber Rahmat, dalam siaran pers yang diterima Infobdg.

Guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Sukabumi, Tasikmalaya, Pangandaran, Kuningan, Garut, Cilacap, Kab.Bandung, Kebumen, Kutoarjo, Banyumas, Banjarnegara, Kulonprogo, Bantul, Gunung Kidul, Yogyakarta, Kota Bandung, dan Tegal.

Belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hingga pukul 08.50 WIB pun, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock). Sementara itu, hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Untuk itu, Rahmat mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Ia pun mengimbau masyarakat untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” tutur dia.

Informasi resmi seputar gempa bumi hari ini bisa Wargi Bandung dapatkan dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.

- Advertisement -

Kuliner Bandung

Santap Kuliner Angkringan ala Malioboro All U Can Eat di Mercure Bandung City Centre

KULINER, infobdg.com - Ada yang baru lagi nih di Mercure Bandung City Centre! Setelah sukses dengan angkringan Kardiman, Mercure Bandung City Centre kini kembali...

Sensasi Baru Santap Kuliner Khas Jepang di Urban Ninja Japanese Fusion

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung pecinta masakan Jepang? Berarti wajib banget cobain kuliner di resto baru berkonsep Jepang yang satu ini! Adalah Urban Ninja,...

Non Kitchen & Coffee Hadir Kembali, Cafe Cozy Buat Para Milenial Bandung

KULINER, infobdg.com - Masih ingat dengan Non Kitchen & Coffee? Yup! Cafe cozy buat para milenial di daerah Simpang Lima, Ahmad Yani, Bandung ini...