Enggartiasto dan éL Hotel Royale Bandung Beri Bantuan APD Bagi Tenaga Medis di Kota Bandung

Berita Lainnya

Pemkot Bandung Pastikan JPS Adil dan Tepat Sasaran

BANDUNG, infobdg.com - Agar masyarakat Kota Bandung bisa terbantu di tengah pandemi, penyaluran Jaring Pengaman Sosial (JPS) harus tepat dan adil. Hal itu...

Kota Bandung Belum Izinkan Penyelenggaraan Kompetisi Olahraga

BANDUNG, infobdg.com - Kegiatan olahraga yang melibatkan massa besar belum bisa dilaksanakan di Kota Bandung. Hal ini ditegaskan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, mengingat...

Pemkot Bandung Apresiasi Kesiapan Mall Hadapi AKB

BANDUNG, infobdg.com - Secara keseluruhan, Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna, menilai pengelola ma dan pusat perbelanjaan telah siap menghadapi Adaptasi...

Terapkan Protokol Kesehatan, Shalat Jumat di Masjid Al Ukhuwah Khusyu

BANDUNG, infobdg.com - Setelah lama tak gelar shalat berjamaah akibat pandemi virus Corona, pada Jumat (5/6) akhirnya Masjid Al Ukhuwah kembali laksanakan shalat Jumat...

BANDUNG, infobdg.com – Mendukung keamanan dan keselamatan para tenaga medis khususnya di Kota Bandung untuk mengobati pasien Covid-19, éL Hotel Royale Bandung bergerak memberikan bantuan berupa APD kepada Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dan Rumah Sakit Umum Bungsu Bandung.

éL Hotel Royale Bandung

Bantuan ini secara simbolis diserahkan oleh General Manager éL Hotel Royale Bandung, Iyok Supriatna, serta disaksikan langsung oleh perwakilan Dinas Kesehatan Kota Bandung, yakni Anhar Hadian S.KM dan dr. Herliani Sudardja, selaku Sekretaris dan Kabid Sumber Daya Kesehatan Dinkes Kota Bandung.

Kegiatan ini didukung oleh Mantan Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita. Ia membentuk tim bersama éL Hotel Royale Bandung untuk membantu tenaga medis yang telah berjuang menghabiskan waktunya dan bertaruh nyawa di berbagai rumah sakit demi mengobati pasien Covid-19. Ia menyebut, tenaga medis adalah pahlawan dan superhero sesungguhnya dalam pandemi ini.

“Kita harus dukung, dan bantu mereka yang ada di garda depan, perang terhadap pandemi ini, yakni tenaga-tenaga medis kita. Kita bukan hanya harus mengapresiasi mereka, tapi juga mendukung sepenuhnya dengan apa yang kita bisa. Karena mereka lah superhero sesungguhnya saat ini,” ujar Enggartiasto Lukita, yang juga Politisi Senior Partai NasDem itu, Rabu (13/5).

Hingga saat ini, sudah banyak kasus gugurnya para tenaga medis di tengah upaya mereka menyembuhkan pasien Covid-19. Menurut Enggartiasto, mereka jelas memprioritaskan nyawa pasien ketimbang nyawa sendiri. Maka sudah seharusnya para tenaga medis ini dibekali APD dan fasilitas lainnya yang melindungi diri mereka.

“Saya sedih betul ini terjadi berulang. Memang, tidak ada satu negara pun yang siap dengan pandemi Covid-19. Negara adi daya pun goncang. Karenanya, tidak mungkin kita hanya menyandarkan semuanya kepada pemerintah. Kita harus bantu mereka,” seru dia.

Maka, jika sebelumnya saat menjadi  Menteri Perdagangan, Enggartiasto mengumpulkan pengusaha untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan dan Idul Fitri. Di Ramadan kali ini, ia mengumpulkan para pengusaha bersama Alek Sumadi Seng dan Then Herry Yulianto dari Yayasan Sahati, dalam memberangkatkan bantuan ke banyak daerah dan rumah sakit.

Enggartiasto juga menyatakan apa yang dilakukan Chandra Asri, PT Indonesia SEIA, dan juga Pakuwon Grup melalui Pakuwon Peduli, akan terus bergulir menggamit pihak-pihak lain yang peduli untuk membantu pemerintah menuntaskan wabah ini.

Bantuan tersebut diapresiasi baik oleh perwakilan dari Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Rumah Sakit Umum Bungsu Bandung, serta seluruh tenaga medis yang berjuang di dalamnya. Mereka mengucapkan terima kasih atas bantuan ini.

“Bantuan ini sangat berguna dan dibutuhkan bagi tenaga medis yang berada di garda terdepan dalam mengatasi wabah covid-19,” kata dr. Herliani Sudardja.

Sumbangan penanganan Covid-19 ini adalah kali kelima yang diberangkatkan Enggartiasto, Sumadi Seng, dan Then Herry. Enggar berhasil menggalang bantuan berupa 1,3 juta masker bedah, 300.000 masker KN-95, 40.000 pelindung wajah (face shield), 60.000 medical safety suit (alat pelindung diri/APD), dan sarung tangan medis 100.000 set. Selain itu, Enggar dan Yayasan Sahati juga menyiapkan 175 ribu unit alat rapid test dan 30 unit ventilator.

Selain di Kota Bandung, alat-alat tersebut sudah dan akan didistribusikan ke kota-kota lain seperti Jakarta, Surabaya, Solo, Yogyakarta, Cirebon, dan Banyuwangi.

- Advertisement -
- Advertisement -

Kuliner Bandung #DirumahAja

Keiko Food: Tetap Bisa Menikmati Suki Dimana Saja

KULINER, infobdg.com - Setelah sekian lama mimin nggak makan yang berkuah, gurih, dan juga pedas, akhirnya sekarang kesampaian juga. Mimin kemarin habis coba menu suki...

Troistan: Stok Dessert Kekinian Walau #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Ingin dessert kekinian yang bisa disimpan di lemari es dan bisa dimakan kapan aja? Troistan ini cocok banget buat stok dessert-nya...

Bacikom: Nikmati Baso Aci Instan Saat #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung lagi kangen jajan baso aci nggak nih? Mimin mau kasih tahu baso aci instan yang bisa Wargi Bandung nikmati...