BANDUNG, infobdg.com – Pelatih PERSIB Bandung, Igor Tolic, memprioritaskan kesiapan fisik pemain menjelang pertandingan melawan The Cong Viettel FC di ACL 2. Dengan jadwal kompetisi yang padat, tim pelatih harus mengevaluasi kondisi skuad sebelum menentukan komposisi pemain untuk laga berikutnya di kompetisi Asia.
Setelah menghadapi Dewa United di Super League 2026/2027, PERSIB langsung menjalani sesi pemulihan. Tolic menjelaskan bahwa tim akan memanfaatkan waktu yang tersedia untuk mengecek kondisi pemain, menggelar rapat, dan menentukan siapa yang siap diturunkan.
“Setelah pertandingan dengan Dewa United, kami mengadakan sesi pemulihan hari ini. Besok, kami akan mengadakan rapat dan melihat siapa yang siap bermain. Kami memberikan waktu istirahat selama 24 jam kepada para pemain untuk pemulihan,” ujar Tolic.
Waspadai Kekuatan The Cong Viettel FC
Tolic menilai The Cong Viettel FC memiliki karakter permainan yang patut diantisipasi. Tim asal Vietnam tersebut dinilai mempunyai struktur permainan yang terorganisasi, didukung pemain lokal dan asing berkualitas serta pelatih yang memahami pendekatan taktiknya.
“Mereka memiliki struktur tim yang sedikit berbeda dibandingkan tim lainnya. Menurut saya, mereka mempunyai pemain lokal yang sangat bagus dan pemain asing yang juga berkualitas. Pelatih mereka pun memahami pekerjaannya,” katanya.
Menurut Tolic, organisasi permainan yang solid membuat The Cong Viettel FC berpotensi memberikan tantangan besar bagi PERSIB. Meski demikian, ia menegaskan timnya akan tetap berfokus pada persiapan dan berusaha memberikan performa terbaik.
Terkait strategi, Tolic menyebut pendekatan PERSIB akan menyesuaikan situasi pertandingan, termasuk memanfaatkan ruang dan kelemahan yang dimiliki lawan.
“Kami tidak menyiapkan kejutan khusus. Kami sudah mengetahui apa yang ingin kami lakukan, yaitu mengeksploitasi kelemahan lawan,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa formasi tidak bisa menjadi satu-satunya tolok ukur untuk memahami taktik sebuah tim. Pelaksanaan strategi di lapangan tetap bergantung pada kemampuan pemain, kualitas umpan, serta pemahaman terhadap tujuan permainan yang ingin dicapai bersama.
Sandy Walsh Siap, Beckham Putra Belum Diturunkan
Dalam kesempatan tersebut, Tolic turut memberikan perkembangan kondisi sejumlah pemain PERSIB. Sandy Walsh telah kembali berlatih dan dinyatakan siap bermain, meskipun keputusan mengenai susunan pemain baru akan ditentukan setelah evaluasi terakhir.
“Sandy siap bermain. Itu tentu menjadi kabar baik bagi kami. Namun, kami akan memutuskan besok bagaimana memulai pertandingan dan menentukan susunan pemain,” jelasnya.
Sementara itu, Beckham Putra juga telah mengikuti latihan dan menunjukkan perkembangan pemulihan yang positif. Namun, Tolic memastikan Beckham belum akan dimainkan dalam pertandingan melawan The Cong Viettel FC. Tim pelatih memilih memberinya waktu tambahan sebelum kembali bertanding.
Untuk Febri, tim masih menjalani pemeriksaan guna memastikan kondisi terkininya. Adapun Dedi Kusnandar disebut menunjukkan perkembangan pemulihan yang baik, tetapi Tolic belum bisa memastikan kapan sang pemain akan kembali merumput.
Ingin PERSIB Berprestasi di Semua Kompetisi
Tolic menegaskan bahwa PERSIB memiliki ambisi untuk bersaing di kompetisi domestik maupun Asia. Namun, ia menyadari tuntutan untuk terus menang harus diimbangi dengan pengelolaan kondisi pemain yang tepat.
“Idealnya, kami bisa mendominasi liga, mendominasi Asia, dan mendominasi di mana pun kami bermain. Begitulah seharusnya sebuah klub seperti Persib melihat targetnya. Kami tentu ingin memenangkan segalanya,” ujarnya.
Menurutnya, tim pelatih harus mampu menilai kesiapan fisik dan mental pemain, terutama ketika pertandingan berlangsung dengan jeda waktu yang singkat. PERSIB akan berusaha memberikan yang terbaik di setiap kompetisi sambil menyesuaikan keputusan dengan kondisi skuad.
Menutup konferensi pers, Tolic turut mengapresiasi dukungan Bobotoh yang terus hadir mendampingi tim. Ia berharap kebersamaan tersebut tetap terjaga sepanjang musim.
“Kita harus tetap bersama karena perjalanan ini bukan hanya tentang pemain. Ini adalah tentang pemain, pelatih, staf, dan para penggemar. Kita semua adalah satu kesatuan. Kita adalah Persib Bandung,” pungkasnya.

