- Advertisement -

Jelang Ramadhan, Stok dan Harga Bahan Pokok di Kota Bandung Stabil

Berita Lainnya

BANDUNG, infobdg.com – Kenaikan harga barang pokok di Kota Bandung menjelang Ramadhan diperkirakan akan mencapai 10-15%. Meski begitu, Dinas Pertahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir karena kenaikan harga masih dalam batas wajar.

- Advertisement -

Sumber Foto: Twitter

“Secara umum, walaupun ada kenaikan harga karena permintaan cukup tinggi, kenaikan (harga) masih dalam batas wajar dan terkendali,” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, di Auditorium Balai Kota Bandung, pada Selasa (6/4).

Hal ini juga dikonfirmasi oleh Perumda Pasar Juara Kota Bandung yang menyebutkan transaksi jual-beli di berbagai pasar tradisional menjelang Ramadhan mengalami peningkatan.

“(Betul) aktivitas jual-beli menjelang Ramadhan mengalami peningkatan yang cukup baik,” ujar Direktur Utama Perumda Pasar Juara Kota Bandung Herry Hermawan.

Terkait ketersediaan barang pokok, Dinas Perdagangan dan Perindustrian juga memastikan stok kebutuhan barang pokok di Kota Bandung menjelang Ramadhan masih aman dan tersedia.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Elly Wasliah, mengatakan, meskipun harga beberapa barang pokok seperti daging sapi dan ayam saat ini mengalami kenaikan, menurutnya kenaikan harga tersebut masih dalam batas wajar menjelang Ramadhan.

Berdasarkan pantauan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung dari berbagai pasar dan ritel yang tersebar di Kota Bandung, harga daging sapi berkisar antara Rp 120.000 per kg hingga Rp 125.000 per kg. Adapun harga telur ayam berkisar Rp 21.000 per kg hingga Rp 23.000 per kg, dan rata-rata harga daging ayam sekitar Rp 40.000 per kg.

Elly menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan pendataan harga di berbagai ritel dan pasar di Kota Bandung guna memastikan stok dan harga terkendali.

“Walaupun daging ayam dan sapi juga beberapa bahan pokok merangkak naik, tapi masih dalam batas wajar karena masih dalam batas HET (Harga Eceran Tertinggi) yang ditentukan. Cabe rawit juga saat ini sudah stabil karena beberapa produsen sudah panen raya,” tutur Elly. ***(Cyn)

- Advertisement -
706,104FollowersFollow
2,525,070FollowersFollow
41,450SubscribersSubscribe
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
- Advertisement -

Kuliner Bandung

- Advertisement -