JAKARTA, infobdg.com — Perusahaan teknologi pendidikan Kelas Pintar meluncurkan pembaruan platform dengan mengintegrasikan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung seluruh proses pembelajaran. Inovasi ini diklaim mampu mempermudah kegiatan belajar mengajar, pelaksanaan asesmen, hingga belajar mandiri siswa dalam satu ekosistem digital.
Founder dan CEO Kelas Pintar, Fernando Uffie, mengatakan pembaruan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan solusi pendidikan yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan generasi saat ini.
“Kami selalu berkomitmen untuk terus berpartisipasi aktif dalam memberikan solusi pendidikan berbasis teknologi bagi Pendidikan Indonesia. Salah satunya dengan terus berinovasi dan menghadirkan teknologi terkini sebagai wujud komitmen kami. Inovasi ini bertujuan untuk mengikuti perkembangan zaman dan juga menjawab tantangan generasi peserta didik di Indonesia,” ujar Fernando dalam keterangan resminya, Senin (2/3/2026).
Integrasi AI diwujudkan melalui sejumlah fitur baru yang dapat dimanfaatkan guru maupun murid. Untuk mendukung aktivitas pembelajaran di kelas, platform ini menghadirkan fitur Classroom Activity Generator yang membantu guru merancang kegiatan belajar sesuai kondisi ruang dan ketersediaan alat. Fitur tersebut juga dirancang untuk mendorong pembelajaran interaktif, kolaboratif, serta memungkinkan diferensiasi tugas berdasarkan kemampuan siswa.

Di sisi asesmen, Kelas Pintar menyediakan fitur Objectiveto Subjective yang memungkinkan konversi soal pilihan ganda menjadi soal uraian secara otomatis. Otomatisasi ini disebut dapat memangkas waktu persiapan sekaligus memperkaya variasi bentuk evaluasi di kelas.
Selain itu, fitur Subjective Paper Evaluation memungkinkan guru memeriksa jawaban uraian secara otomatis. Sistem akan membantu proses peninjauan sebelum nilai dipublikasikan serta memberikan analisis terkait kekuatan dan kelemahan siswa pada tiap soal.
Sementara bagi siswa, tersedia fitur Instant Doubt Solver yang dapat digunakan untuk mengajukan pertanyaan terkait materi pelajaran atau tugas yang belum dipahami. Pertanyaan dapat dikirim dalam bentuk teks maupun unggahan foto, lalu sistem AI akan memberikan jawaban beserta penjelasan.
“Tentu kita melihat dan merasakan sendiri bagaimana AI begitu berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari. Kami menganggap ini sebagai sebuah tantangan sekaligus solusi bagi dunia pendidikan. Lewat pembaruan ini, kami berharap kedepannya para pengguna merasakan kemudahan untuk melakukan seluruh kegiatan pembelajaran di platform Kelas Pintar,” tambah Fernando.
Tak hanya pada sisi fitur, perusahaan juga memperbarui tampilan platform dengan desain yang lebih ringkas dan navigasi yang diklaim lebih sederhana serta responsif. Optimalisasi sistem turut dilakukan untuk meningkatkan stabilitas dan keamanan, termasuk perlindungan data pengguna.
“Pembaruan tampilan dan kemudahan navigasi platform ini sangat penting untuk mendukung proses belajar mengajar. Kami berharap dengan pembaruan tampilan dan kemudahan navigasi ini dapat membantu murid menjadi lebih fokus dalam belajar. Kami berharap pembaruan ini juga memudahkan guru mengakses platform sehingga guru dapat memaksimalkan penggunaan Kelas Pintar dalam kegiatan belajar mengajar,” jelasnya.
Dengan pembaruan tersebut, Kelas Pintar menargetkan penguatan ekosistem pendidikan digital yang mengintegrasikan sekolah, guru, murid, dan orang tua dalam satu platform berbasis AI.***

