Luka Menalo Kaget dengan Sambutan Bobotoh, Bongkar Alasan Tinggalkan Eropa

Berita Lainnya

BANDUNG, infobdg.com – Persib Bandung resmi kedatangan amunisi baru untuk memperkuat lini serang musim ini. Luka Menalo, pemain sayap asal Bosnia dan Herzegovina, menyatakan kesiapannya untuk beradaptasi dengan budaya sepak bola Indonesia dan membawa mentalitas juara yang ia miliki selama berkarier di Eropa.

Dalam wawancara eksklusif bersama kanal resmi PERSIB, pemain berusia 29 tahun ini mengungkapkan bahwa keputusannya bergabung dengan Maung Bandung didasari oleh reputasi besar klub dan juga karena Igor Tolic. Menurutnya, torehan tiga gelar juara liga secara berturut-turut menjadi bukti nyata bahwa PERSIB memiliki mentalitas pemenang yang sejalan dengan ambisi pribadinya.

“Saya selalu bermain di klub yang berjuang untuk trofi sepanjang karier saya, dan saya masih ingin melakukan itu di sini. Menurut saya, berjuang untuk meraih trofi dan menikmati kesuksesan tersebut adalah bagian terindah dari sepak bola,” ujar Luka yang pernah bermain dengan Dani Olmo.

Terkejut dengan Fanatisme Bobotoh

Salah satu hal yang paling berkesan bagi Luka sejak pertama kali mendarat di Bandung adalah antusiasme Bobotoh. Ia mengaku belum pernah merasakan sambutan hangat seperti ini sebelumnya. Bahkan, saat baru tiba dan belum banyak orang yang mengenalnya secara personal, ia sudah dikerumuni penggemar yang meminta foto.

“Di Eropa, orang-orang memang mencintai sepak bola. Tapi di sini, saya belum pernah melihat yang seperti ini seumur hidup saya. Saya mengambil lebih banyak foto dalam dua hari di sini dibandingkan sepanjang hidup saya sebelumnya,” tambahnya dengan nada kagum.

Mengusung Nomor 9 untuk Menghormati Sang Idola

Terkait nomor punggung, Luka memilih angka 9. Meski ia mengaku menyukai nomor 7, ia memilih nomor 9 sebagai bentuk penghormatan kepada legenda sepak bola dunia, Ronaldo Luís Nazário de Lima (Ronaldo Fenomeno), yang menjadi idola masa kecilnya.

Luka sendiri telah menandatangani kontrak berdurasi 1+1 tahun. Meski sempat merasa berat meninggalkan tanah kelahirannya, ia merasa mantap dengan keputusan ini dan berharap bisa membawa kesuksesan bagi PERSIB dalam jangka waktu yang panjang.

Di luar lapangan, Luka merupakan sosok yang bersahaja. Ia mengaku tidak memiliki hobi yang muluk-muluk, ia lebih senang menghabiskan waktu luang dengan menikmati kopi bersama keluarga kecilnya, terlebih Ia baru saja mendapatkan anak yang berumur belum 1 tahun. Kehadirannya diharapkan menjadi kepingan penting dalam menjaga dominasi PERSIB di kancah sepak bola nasional musim mendatang.

Ikuti update artikel pilihan lainnya dari kami di WhatsApp Channel dan bergabung ke Komunitas WA Infobdg untuk berbagi informasi cepat