BANDUNG, infobdg.com – Sejumlah kabar yang terjadi selama sepekan (21-27 November 2022) kini telah dirangkum dalam 1 halaman berita, sebagai berikut.
Tren Kasus Covid-19 di Kota Bandung Alami Peningkatan, Pembatasan Bakal Kembali Dilakukan
Kasus Covid-19 di Kota Bandung baru-baru ini diketahui mengalami peningkatan. Angka konfirmasi aktif Covid-19 pun dikonfirmasi semakin bertambah.
Hal ini diungkapkan langsung oleh Wali Kota Bandung, Yana Mulyana. Namun, ia belum bisa memastikan apakah tren virus Covid-19 di akhir tahun 2022 ini varian terbaru XBB atau bukan.
Yana menyebut, kejadian Covid-19 di Kota Bandung telah mencapai sekitar di atas 1.000 kasus. Penambahan konfirmasi aktif per hari bisa mencapai 90-100 kasus.
Upaya Minimalisir Begal, Pemkot Bandung Bakal Perbanyak PJU, PJL, dan CCTV
Sebagai upaya meminimalisir aksi kejahatan, khususnya begal, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berencana akan memperbanyak Penerangan Jalan Umum (PJU), Penerangan Jalan Lingkungan (PJL), dan Closed Circuit Televisin (CCTV).
Untuk merealisasikan hal tersebut, Pemkot Bandung telah menyiapkan anggaran sebesar Rp24 miliar.
Yana memastikan, penempatan PJU, PJL dan CCTV akan disesuaikan sesuai kebutuhan. Tak hanya itu, ia juga memastikan pemasangan PJU dan PJL akan berkordinasi dengan seluruh instansi di lingkungan Pemkot Bandung agar hasil yang didapatkan bisa maksimal.
Kasus Covid-19 di Bandung Tinggi Lagi, Pemkot Bandung Siapkan Sejumlah Strategi
Menyikapi kasus Covid-19 di Kota Bandung yang mulai menunjukan tren peningkatan sejak beberapa minggu terakhir, Pemkot Bandung mulai menyiapkan upaya antisipasi penyebaran virus Corona, khususnya subvarian XBB.
Dikatakan Ketua Satuan Tugas (Satgas) Harian Covid-19 Kota Bandung, Asep Saeful Gufron, peningkatan kasus konfirmasi terjadi mulai Oktober 2022. Saat ini, status positivity rate di Kota Bandung berada di angka 9,71 persen dengan level BOR di angka sekitar 21,03 persen dengan konversi 13 persen.
Selain karena masyarakat yang mulai abai menerapkan protokol kesehatan, faktor peningkatan juga terjadi sebab adanya penularan subvarian XBB.
Jadwal Piala Dunia 2022 Qatar, 20 November-18 Desember | Infobdg.com
Perhelatan Piala Dunia 2022 Qatar segera dimulai. Informasi mengenai jadwal Piala Dunia 2022 bisa Wargi Bandung dapatkan di laman ini.
Piala Dunia 2022 Qatar akan dimulai pada 20 November hingga 18 Desember 2022. Seluruh pertandingan Piala Dunia 2022 Qatar akan disiarkan di EMTEK Group, yakni SCTV, MOJI, Mentari TV, Nex Parabola, dan Vidio.
Berikut merupakan jadwal lengkap Piala Dunia 2022 Qatar yang seluruhnya berjumlah 64 pertandingan dan dibagi ke dalam 8 grup, Wargi Bandung! Silakan disimak!
Apindo Jabar Sayangkan Terbitnya Permenaker No. 18/2022 Tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023, Ning: Formula Aneh Bin Ajaib
Terkait lahirnya Permenaker Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jabar mengaku sangat menyayangkan hal tersebut.
Diketahui, Permenaker yang terbit itu mengatur didalamnya formula penghitungan upah yang baru. Hal ini yang disayangkan Ketua Apindo Jabar, Ning Wahyu Astutik.
Ia menyatakan keberatannya, yang menurutnya mencerminkan tidak adanya kepastian hukum, pun kepastian usaha.
Selain itu, Ning menilai terbitnya Permenaker Nomor 18 Tahun 2022 telah melanggar hasil keputusan MK, yang didalamnya tercantum untuk menangguhkan segala tindakan/kebijakan yang bersifat strategis dan berdampak luas, serta tidak dibenarkan pula menerbitkan peraturan pelaksana baru yang berkaitan dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja hingga dua tahun.
Respon Cepat Gempa Kab. Cianjur, Ridwan Kamil Berangkatkan 5 Tim JQR
Merespons kejadian bencana gempa yang terjadi di Kabupaten Cianjur, Senin (21/11) siang tadi, Tim Jabar Quick Response(JQR) turunkan 5 tim.
Atas perintah langsung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, tim JQR akan melaksanakan proses pencarian, evakuasi, dan distribusi bantuan logistik di lokasi bencana.
Dikatakan Manager Operasional JQR, Nizar Ilyasa, Tim JQR mendapat perintah langsung dari Ridwan Kamil, merespons keadaan darurat akibat gempa di Kabupaten Cianjur.
Terdapat tiga lokasi terdampak gempa yang akan direspons JQR yakni Kecamatan Cugenang, Warung Kondang, dan Pacet Cipanas.
Gempa Bumi Cianjur, Ridwan Kamil: Korban Jiwa Kini 162 Orang
Gempa bumi tektonik yang melanda Kabupaten Cianjur, Senin (21/11) siang kemarin, menimbulkan daya rusak yang luar biasa. Selain banyak merenggut korban jiwa, gempa berkekuatan M 5,6 ini juga menimbulkan banyak korban luka-luka, pengungsi, kerusakan ribuan bangunan, terputusnya jàringan PDAM, listrik, juga jalan dan jembatan di sejumlah titik.
Atas hal ini, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menginstruksikan agar dalam penanganan kebencanaan, jangan sampai ada warga yang mengalami luka-luka terlantar karena tidak mendapat pelayanan di rumah sakit.
Update Dampak Gempa Cianjur, 284 Jiwa Meninggal Dunia
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga saat ini masih terus melakukan update korban bencana gempabumi yang melanda Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Senin (21/11) lalu.
Data sementara yang berhasil dihimpun hingga Rabu (23/11) pukul 09.00 WIB, terdapat ratusan jiwa meninggal dunia.
Diketahui, korban meninggal dunia sudah terdata mencapai 284 jiwa, yang sudah teridentifikasi sebanyak 122 jenazah, dan masih ada korban hilang sejumlah 151 orang.
Kemudian data masyarakat yang mengungsi sejumlah 58.362 orang, luka-luka 1.858 orang, kerusakan infrastruktur seperti rumah rusak total berjumlah 28.078 unit.
Kota Bandung Bantu Korban Gempa Cianjur, Kirim Ambulans dan Bantuan Pokok Lainnya
Untuk membantu korban gempa di Kabupaten Cianjur, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menerjunkan belasan ambulans dan bantuan pokok lainnya.
Ema mengaku, pihaknya juga telah mengadakan rapat bersama beberapa SKPD terkait untuk membahas pengumpulan dan pengiriman bantuan selanjutnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Bandung, Momon Ahmad Imron Sutisna memaparkan, hasil rapat mengenai rencana donasi bantuan kemanusian untuk korban bencana Kabupaten Cianjur akan segera dibuatkan surat edarannya.
Mau Vaksin Meningitis di Bandung Raya? Berikut Daftar Tempatnya!
Meningitis merupakan radang selaput otak dan sumsum tulang belakang yang biasanya disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau jamur. Salah satu cara untuk mencegah penyakit ini adalah pemberian vaksin.
Nah, bagi Wargi Bandung yang hendak pergi Haji, sebenarnya diwajibkan loh untuk melakukan vaksin Meningitis! Vaksinasi meningitis bertujuan melindungi juga mencegah dari penyakit berbahaya ini. Apalagi, mengingat risiko penularan penyakit meningitis sangat tinggi di tengah berkumpulnya banyak orang dari berbagai belahan dunia.
Untuk di Kota Bandung sendiri, vaksinasi bisa dilakukan di kantor induk KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) Bandung di Jl. Cikapayang No.5 Kota Bandung dengan mendaftar online terlebih dahulu di http://sinkarkes.kemenkes.go.id
Selain itu Wargi Bandung juga bisa datang ke Klinik/RS yang menyediakan vaksin Meningitis di Bandung Raya, berikut daftar tempatnya:
Jawa Barat Jadi Tuan Rumah Kongres Pemda se-Asia Timur, Satukan Visi Demi Kemajuan Peradaban Asia
Jawa Barat menjadi tuan rumah gelaran “The 11th East Asia Local and Regional Government Congress”, yang berlangsung pada 23-25 November 2022.
Kongres yang dihelat di Kota Bandung ini diikuti oleh tujuh negara Asia Timur, yakni Indonesia, Vietnam, Cina, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, dan Filipina.
Kongres Pemda se-Asia Timur atau disebut sebagai Kongres Nara ini bertujuan untuk menyatukan visi dalam berbagai hal kemajuan peradaban di Asia.
PMK di Jabar Belum Hilang, DKPP: Begini Cara Penanganannya
Hingga 2023 mendatang, penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak diprediksi belum akan hilang. Hal ini tak terlepas dari tingginya jumlah hewan ternak, seiring tingkat konsumsi masyarakat yang juga tinggi.
Untuk di Jawa Barat sendiri, Kabid Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jabar, drh. Supriyanto menjelaskan, jumlah hewan ternak di Jawa Barat mencapai 750 ribu.
Pada sisi lain, tingkat kesadaran peternak akan kebersihan masih dirasa sangat kurang.
Rumah Zakat Ikut Evakuasi Hingga Distribusikan Bantuan Bagi 11 Kecamatan Terdampak di Cianjur
Relawan Rumah Zakat hingga Kamis (24/11) masih melakukan evakuasi dan distribusi bantuan di 11 Kecamatan Kabupaten Cianjur, pascagempa M 5,6 yang terjadi pada Senin (21/11) lalu.
Untuk diketahui, relawan Rumah Zakat membersamai Basarnas dan BPBD Cianjur dalam upaya evakuasi di 10 kecamatan.
Selain itu, telah disalurkan pula 1000 paket makanan siap santap, tenda, selimut, hingga sembako.
Terupdate 2022, Berikut Syarat dan Biaya Pembuatan SKCK di Bandung
Wargi Bandung yang akan membuat surat keterangan catatan kepolisian untuk berbagai keperluan, Tim Infobdg akan memberikan info lengkap bagaimana cara membuat SKCK di Polrestabes Bandung.
Apindo Jabar Tegas Tolak Permenaker No.18 Tahun 2022, Ning: Formulanya Tidak Ideal
Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jabar menyatakan keberatannya terhadap adanya Permenaker 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP).
Hal ini secara tegas disampaikan kembali oleh Ketua DPP Apindo Jabar, Ning Wahyu Astutik, melalui keterangan resmi yang diterima InfoBDG, Jumat (25/11).
Menurut Ning, peraturan yang baru ini bertentangan dengan Peraturan Pemerintah No.36 Tahun 2021, Keputusan Mahkamah Konstitusi, hingga Instruksi Mendagri.
Terkait hal ini, Ning mengatakan pihaknya akan melakukan uji materiil ke Mahkamah Agung. Ia pun menegaskan bahwa dalam penentuan upah tahun ini, Apindo menolak Permenaker No.18 Tahun 2022. Sebab menurut Ning, kepastian hukum menjadi satu landasan kuat yang dapat membawa anggotanya kepada kepastian berusaha.
Itulah beberapa kabar selama sepekan lalu yang terjadi di Bandung. Selalu waspada dan jaga kesehatan ya Wargi Bandung!***




