PSBB Bandung Raya, Masyarakat Masih Kedapatan Mudik

Berita Lainnya

BANDUNG, infobdg.com – Pemerintah pusat telah mengeluarkan kebijakan mengenai larangan mudik di tengah pandemi Covid-19. Belum lagi, beberapa daerah kini tengah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), termasuk di Kota Bandung. Namun, petugas masih saja menemukan warga yang nekat mudik.

Dikatakan Kasatlantas Polrestabes Bandung, Kompol Bayu Catur Prabowo, bahwa dalam dua hari terakhir pihaknya telah berhasil menghadang 150 pemudik yang hendak masuk Kota Bandung.

“Dari data-data yang sudah kami himpun, dua hari kemarin itu sudah mencapai 150 pemudik yang kita kembalikan,” bebernya, saat ditemui Infobdg, Selasa (28/4).

150 pemudik tersebut terindikasi dari bis, travel, serta angkutan pribadi. Ia sangat menyayangkan kondisi tersebut, sebab penyekatan tak hanya dilakukan di Kota Bandung saja, tetapi juga di daerah-daerah lain yang berbatasan dengan Bandung.

“Perlu diketahui bahwa kegiatan ini tidak hanya dilaksanakan di Kota Bandung saja. Tidak hanya Polrestabes Bandung saja tapi sekeliling Bandung juga melaksanakan kegiatan. Larangannya adalah larangan mudik, sehingga dari daerah manapun memasuki ke satu daerah tetap akan dilakukan pelarangan, terlebih memang niatnya untuk mudik,” imbuh Bayu.

Sebagai langkah antisipasi, pihaknya telah mengerahkan petugas untuk berjaga di setiap jalur-jalur masuk ke Kota Bandung, bahkan ke ‘jalan tikus’-nya sekalipun.

“Misal masyarakat ada yang masuk lewat arah utara itu akan kita hadang di Jalan Setiabudi, tepatnya di Terminal Ledeng, sudah kita siapkan antisipasi penyekatan atau check point di Setiabudi, begitu juga dengan jalur-jalur masuk lain,” jelasnya.

Bayu berharap masyarakat dapat bekerjasama dengan Pemerintah Kota untuk mengikuti segala kebijakan PSBB, salah satunya dengan tidak mudik, agar dapat memutus penyebaran virus Covid-19.

“Kita harapkan masyarakat memahami situasi ini dengan tidak melakukan mudik. Silakan tetap tinggal dirumah, tetap jaga keluarga di rumah daripada masyarakat pulang kampung tapi justru malah membawa masalah baru di daerah tersebut,” pintanya.

Ikuti update artikel pilihan lainnya dari kami di WhatsApp Channel dan bergabung ke Komunitas WA Infobdg untuk berbagi informasi cepat