BANDUNG, infobdg.com – Pecinta cokelat dan dessert kini memiliki destinasi baru di Jalan Braga, Bandung. Terve, brand cokelat lokal yang tengah viral di media sosial, resmi membuka outlet baru di Braga, bersebelahan dengan Let’s Go Gelato.
Kehadiran dua gerai ini tidak hanya menambah pilihan tempat menikmati gelato dan dessert kekinian di kawasan Braga, tetapi juga menjadi langkah Terve untuk membawa cokelat Indonesia ke pasar global.
Marketing Manager Terve, Kezia Naomi Christy Ginting, menjelaskan bahwa Terve dan Let’s Go Gelato Braga hadir dengan konsep baru yang lebih interaktif. Selain gelato dengan berbagai pilihan topping, pengunjung juga bisa menikmati menu spesial seperti Burnt Cheesecake dan Trifle Bar, serta cokelat Dubai dengan rasa pistachio.
“Terve dan Let’s Go Gelato Braga hadir dengan konsep baru dan keceriaan spesial Ramadan. Kami ingin menghadirkan pengalaman berbeda dalam menikmati cokelat dan dessert premium,” kata Kezia.

Salah satu daya tarik utama dari Terve adalah penggunaan cokelat lokal premium yang telah melalui proses fermentasi, sehingga menghasilkan rasa lebih kaya tanpa perlu tambahan gula berlebihan.
Menurut Kezia, cokelat Terve hanya mengandung 20–45 persen gula, jauh lebih rendah dibanding cokelat komersial pada umumnya.
Terve juga berkomitmen mendukung petani kakao lokal dengan mengambil bahan baku dari sembilan daerah, termasuk Jasinga (Bogor), Cilacap (Jawa Tengah), Papua, Bali, Sumatera Barat, dan Kalimantan Timur.
“Kami ingin masyarakat mengenal cokelat Indonesia yang berkualitas tinggi. Bahkan di pameran di Amsterdam dan Prancis, cokelat Terve mendapat sambutan positif karena keunikan rasa fruity dan nutty-nya,” ujar Kezia.
Pembukaan outlet Terve dan Let’s Go Gelato Braga semakin meriah dengan berbagai acara spesial Ramadan, seperti pembagian takjil gratis, flashmob, voucher giveaway, spin wheel berhadiah, dan sharing session seputar gelato dan dessert kekinian.
Kezia juga menambahkan bahwa Terve berencana memperluas jangkauan usahanya. Saat ini, outlet Terve baru ada di Jalan Bengawan dan Braga, Bandung, tetapi akan segera hadir di Kota Baru Parahyangan.
“Kami ingin cokelat Terve menjadi ikon oleh-oleh khas Indonesia, seperti kopi Toraja dan Aceh yang sudah dikenal dunia,” pungkasnya.***


