BANDUNG, infobdg.com — Jamu dikemas dengan cara berbeda dalam acara The Art of Djamoé yang berlangsung di Hilton Bandung pada 26 Agustus 2026. Kegiatan ini menghadirkan pengalaman mengenal sekaligus meracik jamu dengan perpaduan rasa yang lebih modern.
Acara tersebut merupakan kolaborasi Kamma Wellness dengan Claudia Alana Ong, generasi keempat Nyonya Meneer, sebagai bagian dari upaya menghadirkan wellness lifestyle di Hilton Bandung.
Owner Kamma Wellness, Marni Tan atau yang akrab disapa She She, mengatakan kolaborasi ini menjadi pengalaman pertama antara Kamma Wellness dan Claudia.
“Yang ingin kami berikan di Hilton Bandung adalah lifestyle wellness. Salah satunya dengan kolaborasi dengan The Art of Djamoé,” ujar She She.

Menurut She She, kolaborasi tersebut bermula dari pertemuan yang tidak disengaja dengan Claudia. Awalnya, Kamma Wellness ingin mengembangkan signature blend minuman untuk dihadirkan di Hilton Bandung dan berpotensi dikembangkan untuk retail.
Namun, setelah mengetahui Claudia aktif menggelar workshop jamu, keduanya melihat adanya kesamaan visi.
“Karena kami melihat vision-nya align dengan Kamma Wellness, saya ajak dia berkolaborasi untuk first experience-nya di Kamma, di Hilton Bandung,” katanya.
Dalam The Art of Djamoé, peserta diajak mengenal bahan herbal sekaligus mengeksplorasi berbagai perpaduan rasa jamu. Tidak hanya racikan tradisional, jamu diperkenalkan melalui kombinasi yang lebih dekat dengan selera masa kini.
Salah satunya adalah perpaduan mango dan ginger yang menghasilkan cita rasa segar. Selain itu, Claudia juga mengembangkan racikan seperti matcha ginger latte dan coconut turmeric latte.
“Awalnya mungkin kita berpikir jahe cocok dengan lemon. Tapi ternyata ketika mencoba mango dan ginger, rasanya sangat refreshing dan benar-benar rasa yang baru,” ujar She She.

Sementara itu, Claudia mengatakan upaya memperkenalkan jamu kepada generasi muda telah menjadi misinya sejak 2014.
Ia melihat masih ada anggapan bahwa jamu identik dengan rasa pahit dan tradisional sehingga kurang menarik bagi anak muda.
“Saya merasa ingin sekali anak muda memahami tentang jamu. Karena memang jamu adalah salah satu national heritage Indonesia,” ujar Claudia.
Untuk membuat jamu lebih mudah diterima, Claudia mengembangkan berbagai racikan dengan memadukan bahan herbal dan buah. Ia juga menghadirkan produk jamu dalam bentuk bubuk yang lebih praktis dibawa saat bepergian.
Melalui workshop ini, peserta tidak hanya menikmati hasil racikan, tetapi juga mendapatkan pengalaman mengenal jamu dengan pendekatan yang lebih interaktif.
Bagi Kamma Wellness, kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk menghadirkan lebih banyak pengalaman yang berkaitan dengan wellness di Hilton Bandung.
“Ke depannya kami berharap bukan hanya dari jamu saja. Mungkin nanti ada hal lain yang bisa kami kolaborasikan dan memang relate dengan wellness,” kata She She.
The Art of Djamoé pun menjadi salah satu cara membawa kekayaan herbal Indonesia ke dalam pengalaman wellness yang lebih modern, tanpa meninggalkan karakter jamu sebagai bagian dari warisan tradisional Indonesia.***

