BANDUNG, infobdg.com — Upaya meningkatkan kualitas pendidikan desain bertaraf internasional terus dilakukan Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM). Pada Jumat (25/4), Program Magister Desain Fakultas Pascasarjana UNIKOM menerima kunjungan studi banding dari Universitas Tarumanagara (UNTAR) Jakarta di kampus UNIKOM, Bandung.
Kunjungan ini menjadi bagian dari benchmarking akademik yang dilakukan Tim Kajian Program Magister Desain Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) UNTAR.
Bertempat di Ruang 12.020 lantai 12 UNIKOM, kegiatan berlangsung sejak pukul 13.00 WIB dan bertujuan mempererat hubungan antarinstitusi serta mendorong pertukaran wawasan dalam pengembangan kurikulum dan tata kelola program magister.
Ketua Program Studi Magister Desain UNIKOM, Dr. Taufan Hidayatullah, menyambut baik kunjungan ini dan menyatakan harapannya terhadap kolaborasi jangka panjang.
“Mudah-mudahan dari adanya kegiatan benchmarking ini, kita UNIKOM bisa sharing pengalaman dan pengetahuan kepada UNTAR terkait dengan pengelolaan Magister Desain UNIKOM,” ujarnya.
Dekan Fakultas Pascasarjana UNIKOM, Assoc. Prof. Dr. Rahma Wahdiniwaty, turut memaparkan profil Program Magister Desain yang telah berdiri sejak 2013.
Dengan kurikulum 42 SKS yang ditempuh dalam empat semester, program ini mengusung visi menjadi program unggulan berbasis kekuatan lokal dan daya saing global.
Ia juga menyoroti beberapa keunggulan seperti perkuliahan hybrid setiap hari Sabtu, seminar internasional, penulisan jurnal, serta kolaborasi dengan berbagai institusi, termasuk proyek desain dengan Kebun Binatang Bandung.
Delegasi UNTAR yang hadir antara lain Sekretaris Prodi DKV Agus Danarto, S.Sn., M.Ds., serta anggota tim kajian dan manajerial program magister desain, seperti Dr. Siti Nurannisaa, Dr. Aghastya Wiyoso, dan Noeratri Andanwerti, S.Sn., M.Sn.
Sesi diskusi interaktif yang berlangsung hangat menandai peluang penjajakan kerja sama lanjutan antara kedua kampus.
Kegiatan diakhiri dengan pertukaran cinderamata sebagai simbol persahabatan dan komitmen kolaboratif dalam membangun pendidikan desain yang relevan dengan tuntutan industri kreatif global.***


