Wahana Bermain Anak Hanya Diperbolehkan Untuk Remaja, Yana: Dibawah 12 Tahun Tidak Diizinkan

Berita Lainnya

Masih Tunggu Kepastian Liga 1, GBLA Siap Jadi Markas Persib Lagi

BANDUNG, infobdg.com - Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) siap digunakan sebagai markas Persib Bandung pada lanjutan Liga 1 2020, hal ini dijamin langsung...

Tergerus Sosmed Akibat Pandemi, DPR Minta Pemerintah Bantu Media

BANDUNG, infobdg.com - Pandemi Covid-19 di Indonesia dianggap berdampak memberi tekanan pada industri media. Bahkan, sektor iklan maupun kerjasama komersil yang diperoleh media semakin...

Belanja Oleh-Oleh Bandung Sambil Makan di Sprekken Cafe & Resto by Deenhag Kleppertart

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung, siapa sih yang gak tahu toko oleh-oleh Deenhag Kleppertart? Yup! Toko kue ini sudah terkenal sejak tahun 2005 dan...

Jelang September Akhir, Jabar Catat Lebih Dari 600 Ribu Pelanggaran Protokol Kesehatan

BANDUNG, infobdg.com - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melaporkan, bahwa hingga 26 September 2020 terdapat sebanyak 637.102 pelanggaran protokol kesehatan, baik dari perorangan maupun...

BANDUNG, infobdg.com – Sesuai dengan Peraturan Wali Kota Bandung (Perwal) No. 46 tahun 2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus (Covid-19), wahana atau tempat bermain remaja menjadi salah satu sektor ekonomi yang berpeluang memperoleh relaksasi.

Humas Kota Bandung

Namun, khusus untuk wahana anak-anak di bawah 12 tahun, masih belum diperbolehkan beroperasi. Sebab perlu kajian lebih lanjut dari Dinas Kesehatan.

Ditegaskan Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, bahwa Pemkot Bandung akan memberikan relaksasi jika pengusaha telah memenuhi sejumlah persyaratan yang ditetapkan. Salah satunya, pengusaha wajib melaksanakan simulasi.

“Dimungkinkan relaksasi beberapa sektor ekonomi lain, tapi tentunya lewat simulasi,” kata Yana, usai meninjau simulasi di Timezone Bandung Indah Plaza, Selasa (15/9).

“Seperti di sini (Timezone) mengajukan ke Disbudpar, beberapa waktu lalu pengelola bersurat. Karena memang hasil Ratas (rapat terbatas) itu harus tetap disimulasikan (prosedur relaksasi). Sekarang dilihat standar protokol kesehatannya,” lanjut dia.

Yana menilai, saat simulasi, Timezone sudah menerapkan standar protokol kesehatan yang cukup baik. Wahana tersebut juga menempatkan sejumlah petugas untuk menjaga area bermain. Selain itu, membatasi kapasitas dibawah 50%.

“Jadi tadi setiap area, 5-6 mesin permainan itu ada satu orang yang bertanggung jawab membersihkannya. Rencananya ada 33 mesin yang akan digunakan dari total 88 mesin permainan,” kata Yana.

“Dari 33 mesin tersebut semuanya untuk remaja, sedangkan untuk anak-anaknya (usia di bawah 12 tahun) dikunci semua, itu tidak diaktifkan,” tambahnya.

Meski simulasi sudah sesuai standar protokol kesehatan, Yana menegaskan, pengusahanya tetap harus mengajukan surat pernyataan ke dinas terkait dan Gugus Tugas.

“Izin beroperasi tergantung manajemennya. Kalau tidak menulis surat ya belum boleh. Kalau dilihat sepintas tadi hasil simulasi memadai untuk kita bisa relaksasi. Tinggal proses administratifnya,” tandasnya.

- Advertisement -
- Advertisement -

Kuliner Bandung #DirumahAja

Keiko Food: Tetap Bisa Menikmati Suki Dimana Saja

KULINER, infobdg.com - Setelah sekian lama mimin nggak makan yang berkuah, gurih, dan juga pedas, akhirnya sekarang kesampaian juga. Mimin kemarin habis coba menu suki...

Troistan: Stok Dessert Kekinian Walau #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Ingin dessert kekinian yang bisa disimpan di lemari es dan bisa dimakan kapan aja? Troistan ini cocok banget buat stok dessert-nya...

Bacikom: Nikmati Baso Aci Instan Saat #DiRumahAja

KULINER, infobdg.com - Wargi Bandung lagi kangen jajan baso aci nggak nih? Mimin mau kasih tahu baso aci instan yang bisa Wargi Bandung nikmati...