BANDUNG, infobdg.com – Nadlatul Ulama (NU) menggelar Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nadlatul Ulama (NU), pada Rabu (27/2) siang, di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Kota Banjar.

Acara ini dihadiri oleh Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) didampingi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Kiai Haji Said Aqil Siradj. Jokowi meresmikan acara NU yang bertema “Memperkuat Ukhuwah Wathoniyah Untuk Kedaulatan Rakyat”.

Melalui terselenggaranya acara ini, Jokowi sangat mengapresiasi NU yang memiliki peran sangat penting dalam mempertahankan dasar negara Pancasila. “NU selalu menjadi yang terdepan untuk mencegah siapapun yang ingin mengganti dasar negara Pancasila. Bagi NU, Pancasila adalah solusi kebangsaan bernegara sejak merdeka,” kata Jokowi dalam sambutannya.

Jokowi pun mengapresiasi tema yang diangkat dalam Musyawarah Ulama dan Konferensi Besar NU. Menurutnya, tema ini sangat penting karena menegaskan komitmen yang kuat dari NU dalam memperkuat ukhuwah wathoniyah. Jokowi menitipkan kepada lebih dari 8.000 peserta yang hadir untuk terus menjaga persaudaraan sebangsa dan setanah air. Ia mengajak untuk menjaga ukhuwah islamiyah dan wathoniyah sesuai dengan tema di munas dan konbes.

Komentar

Total Komentar