BANDUNG, infobdg.com – Dalam kesiapan memasuki revolusi industri 4.0, langkah perioritas yang tengah dilakukan PLN yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Pendidikan Prajabatan PLN sangat mengedepankan inovasi, teknologi, dan pelayanan kepada masyarakat untuk mempersiapkan SDM-nya. Salah satu program untuk mendukung hal tersebut yaitu Humanity Project. Tujuan program ini yaitu untuk membangun karakter humanity insan PLN, peduli terhadap lingkungan dan tanggapan terhadap gejala sosial.

Dalam sambutannya saat upacara penutupan program pembinaan fisik dan karakter prajabatan S2 Tahun 2019 di Sesko AD Bandung, Direktur Human Capital Management PT PLN (Persero) Muhammad Ali mengatakan, “Siswa prajabatan S2 angkatan 68 adalah program Future Leader Development yang pertama di PLN. Dimana selama program pembinaan fisik dan karakter yang dijalani ada kegiatan kemanusiaan yang bersifat sosial, yang dapat membangun karakter humanity, peduli terhadap lingkungan dan tanggapan terhadap gejala sosial yang ada saat ini.”

Selama tiga hari, 32 peserta telah mengikuti berbagai bentuk kegiatan Humanity Project. Kegiatan Humanity Project kali ini difokuskan di dusun Cikeyeung desa Sindangsari kabupaten Sumedang. Lokasi ini dipilih sebagai penerapan Humanity Project karena lokasinya yang pelosok dan kondisi mata pencaharian dan penghidupan warga yang belum memadai untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Program ini sendiri terbagi 4 bidang. Bidang pendidikan dengan target segmen balita dan anak-anak umur 5-11 tahun yang kegiatannya seperti perlombaan untuk anak balita serta outbound untuk anak usia sekolah dasar. Bidang lingkungan alam dengan target segmen ibu-ibu yang kegiatannya seperti penyuluhan pembuatan pupuk kompos dan bercocok tanam. Bidang kesejahteraan masyarakat seperti perbaikan masjid, balai desa, dan saluran air. Selain itu, dilakukan pula penelitian berupa survey layanan listrik PLN.

Komentar

Total Komentar